Gempa Bumi

Muslimah Gaza Palestina Bantu Korban Gempa di Banten

Atas nama rakyat Palestina, seorang muslimah asal Gaza, Rajaa Onim memberikan bantuan kepada korban gempa bumi, Lebak, Provinsi Banten.

Muslimah Gaza Palestina Bantu Korban Gempa di Banten
Tribun Bogor
Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengirimkan bantuan logistik kepada korban gempa di Kecamatan nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (24/1/2018) 

WARTA KOTA, BANTEN - Atas nama rakyat Palestina, seorang muslimah asal Gaza, Rajaa Onim memberikan bantuan kepada korban gempa bumi, yang pusat gempanya berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

"Kami turut prihatin atas apa yang menimpa saudara-saudara kami di Banten akibat bencana gempa ini," katanya dalam penjelasan yang disampaikan kepada Antara di Jakarta, Selasa.

"Saya hadir di sini sebagai bentuk solidaritas sesama Muslim, dukungan moril ini atas nama rakyat Palestina untuk masyarakat Indonesia," tambahnya.

Rajaa Onim, yang saat ini berada di Indonesia, dan sedang mendampingi suaminya Abdillah Onim, pegiat kemanusiaan Indonesia untuk Palestina, tergerak untuk berbagi dan membantu mereka yang menjadi korban gemba Banten tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) terjadi di 81 kilometer barat daya Lebak, Provinsi Banten pada Selasa (23/1) pukul 13.34 WIB, dan terasa di wilayah Jabar, Banten, dan Jakarta.

Baca: Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Gempa Banten Disalurkan Pemkab Bogor

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pada Jumat (26/1/) menjelaskan bahwa sebanyak 2.760 unit rumah rusak dengan rincian 291 rusak berat, 575 rusak sedang, dan 1.894 rusak ringan sebagai dampak gempa itu.

"Saya menyisihkan sedikit uang belanja, yang dialokasikan dalam bentuk sembako untuk membantu korban gempa di Banten melalui Yayasan Pusat Budaya Indonesia - Palestina (PBIP)," kata Rajaa Onim.

Paket sembako berjumlah 100 kardus itu berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, teh, kopi, kecap, minyak goreng dan mi siap saji.

Ditemani bayinya yang baru berusia 1 bulan bersama adik kandungnya asal Palestina, Mutasem, ia menempuh perjalanan tujuh jam dari Jakarta pada Rabu (26/1) menuju lokasi bencana di Desa Pasir Kanyere, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, untuk menyerahkan secara simbolis bantuan secara langsung kepada mereka yang rumahnya hancur akibat gemba.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved