Kenangan Pahit, Ternyata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Pernah Terusir dari Rumah Diwaktu Kecil

Meski akhirnya terpaksa tinggal di rumah kontrakan yang sederhana, dan dekat dengan pabrik gamping.

Kenangan Pahit, Ternyata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Pernah Terusir dari Rumah Diwaktu Kecil
Warta Kota
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari soal isu terkini soal Satinah. Ganjar mengkritik besaran uang diyat mencapai Rp 21 Miliar dari denda 100 ekor unta. 

WARTA KOTA, BOGOR - Tak ada yang menyangka, bahwa ternyata Ganjar Pranowo yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah pernah terusir dari rumahnya.

Sebab, rumah yang ia tinggali beserta keluarga di Tawangmangu, akan digunakan oleh pemiliknya. Ia beserta keluarganya harus pindah dalam waktu secepatnya.

Memang, sebelumnya rumah yang ia tinggali sudah dijual karena ingin pindah ke Karanganyar.

Tapi ada kesepakatan dengan pembeli, bahwa rumah untuk sementara masih boleh ditinggali sembari ayah Ganjar mendapatkan rumah kontrakan baru di Karanganyar.

Namun, suatu ketika tanpa ada pemberitahuan, sang pembeli datang ke rumah dan ingin segera menempati rumah itu secepatnya.

Paginya, Ganjar beserta keluarga meninggalkan rumah, dan menuju ke Karanganyar. Karena dalam waktu mendadak, mereka sempat kesulitan mencari rumah kontrakan sementara.

Meski akhirnya terpaksa tinggal di rumah kontrakan yang sederhana, dan dekat dengan pabrik gamping.

Cerita ini, adalah penggalan dari kisah masa kecil Ganjar yang kini telah dibukukan.

Buku berbentuk novel yang ditulis oleh Gatotkoco Santoso, diluncurkan pada Senin (29/1/2018) sore di Dusun Sawit, Desa Kunti, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Penulis yang juga pernah menulis buku berjudul Jokowi Si Tukang Kayu, dan novel Sarjana Muda, telah melakukan observasi mendalam.

Halaman
123
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved