Sabtu, 11 April 2026

Paige Spiranac Jadi Pembicara Kampanye Anti-Perundungan

Spiranac mengemukakan keprihatiannya tentang masih terjadinya aksi perundungan di sekolah, kampus, tempat kerja, dan rumah tangga.

The New Daily
Paige Spiranac 

WARTA KOTA.COM - Menjalani dua pekerjaan sebagai pegolf profesional sekaligus juga duta golf dunia membuat Paige Spiranac semakin sibuk.

Usai mengerjakaan promosi turnamen golf internasional di Dubai, Spiranac langsung terbang lagi demi menjalankan tugasnya sebagai pembicara kegiatan kampanye anti perundungan (bullying) di Phoenix, Amerika Serikat.

Bersama komunitas dan organisasi anti-perundungan yang berisikan siswa sekolah, orang tua, dan mahasiswa, Spiranac mengemukakan keprihatiannya tentang masih terjadinya aksi perundungan di sekolah, kampus, tempat kerja, hingga rumah tangga.

Seperti dilansir The Republic dan AZCentral, Spiranac mengungkapkan bahwa saat masih duduk di bangku sekolah dan kuliah dirinya juga mengalami aksi perundungan yang dilakukan oleh siswa senior maupun orang dewasa.

"Menjadi objek korban perundungan bukan karena seseorang memiliki kekurangan, tetapi juga saat seseorang tersebut memiliki kelebihan, yang bagi si pelaku perundungan kelebihan tersebut tidak layak untuk dipertontonkan. Jadi, semua memilik potensi menjadi obyek perundungan," kata Spiranac.

Baca: Upaya Cristiano Ronaldo untuk Tetap Bertahan di Real Madrid

Spiranac tidak ingin membebankan kesalahan hanya pada pelaku perundungan, karena dia yakin tidak sedikit pelaku perundungan awalnya pernah menjadi korban perundungan.

Jadi, menurut pegolf cantik dan seksi itu, butuh tanggung jawab besar dari semua pihak, baik guru di sekolah maupun orang tua di rumah.

Menjadi obyek perundungan, menurut Spiranac, tidak bedanya dengan korban pelecehan.

Karena, tidak jarang perundungan juga terjadi dalam ranah gender maupun secara serangan di sisi kekerasan seksual.

"Saya merasakan bagaimana orang berbuat sangat tidak baik dengan tubuh kita. Bahkan, terkadang bukan hanya dari sisi verbal atau kata-kata, tapi sudah mulai berani menjurus langsung pada fisik. Hal ini sudah tentu sebuah pelanggaran kiriminal yang berat," tegas pegolf berusia 24 tahun itu.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Senin (29/1/2018)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved