Pengamat Nilai Anies-Sandi Cuma Omdo Janji Bakal Tata Kawasan Tamansari, Ini Alasannya

Diperkirakan dalam kurun waktu 11 tahun telah terjadi 12 kali kebakaran melanda Kecamatan Tamansari.

Pengamat Nilai Anies-Sandi Cuma Omdo Janji Bakal Tata Kawasan Tamansari, Ini Alasannya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris berdialog dengan warga saat mengunjungi permukiman padat penduduk yang hangus usai kebakaran di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 02.30, Sabtu (27/1/2018).

Kebakaran ini menghanguskan permukiman di 10 RT dengan luas wilayah terdampak sekitar 3.500 meter persegi dan membuat 2.000 jiwa mengungsi.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau lokasi kebakaran dan menyebut pemukiman warga sangat padat.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris berdialog dengan warga saat mengunjungi permukiman padat penduduk yang hangus usai kebakaran di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018).
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris berdialog dengan warga saat mengunjungi permukiman padat penduduk yang hangus usai kebakaran di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Anies juga mengatakan akan menata kawasan pemukiman di Tamansari.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai kedatangan Anies hanya seremonial pencitraan dengan janji penataannya.

Bahkan Trubus Anies hanya Omdo terkait ucapannya bakal menata Tamansari. Trubus memiliki alasan kuat terkait hal tersebut.

Menurut Trubus, Anies sama sekali tak memiliki rencana untuk mengatasi kebakaran di pemukiman padat dalam sederet programnya.

Bahkan program yang paling dekat dengan itu, yakni Community Action Planning (CAP) sama sekali membicarakan penanggulangan kebakaran.

"Yang ada hanya program penataan 16 kampung kumuh dengan pendekatan soft infrastructure, yaitu pendekatan sosiologis-ekonomis dimana pendekatan ini lebih menekankan pemberdayaan masyarakat berpenghasilan rendah," kata Trubus ketika dihubungi Wartakotalive.com, Minggu (28/1/2018).

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris berdialog dengan warga saat mengunjungi permukiman padat penduduk yang hangus usai kebakaran di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018).
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris berdialog dengan warga saat mengunjungi permukiman padat penduduk yang hangus usai kebakaran di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved