Siap-siap Antar Ibunya ke Bandara, Warga Lenteng Agung Ini Malah Kena Bacok

Sebelumnya, Fikri dan kawan-kawan marah karena seseorang dari arah gang itu melempari rombongan dengan batu.

Siap-siap Antar Ibunya ke Bandara, Warga Lenteng Agung Ini Malah Kena Bacok
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Kasatreskrim Polres Jaksel AKBP Bismo Teguh menunjukkan pelaku pembacokan bernama Fikri ke hadapan wartawan. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA - Fikri (19) secara membabi buta membacok pria bernama Imam Mahdi (35). Fikri tak terima ketika sejumlah warga menegur rombongannya yang membawa senjata tajam, masuk ke gang perkampungan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Dwihananto menerangkan, kejadian bermula saat Fikri bersama sejumlah rekannya datang ke Gg Mushola RT 12/01, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Fikri dan kawan-kawan marah karena seseorang dari arah gang itu melempari rombongan dengan batu.

Baca: Dijuluki Baby Huey, Ini yang Dilakukan Teman Satu Sel Setelah Pretty Asmara Mandi

"Warga yang melihat ada rombongan remaja itu lalu menanyakan apa tujuan mereka masuk ke kampung. Mereka mengaku sedang mencari orang yang melempari mereka dengan batu," ungkap Kombes Mardiaz di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2018).

Para pelaku terus berteriak mencari si pelempar batu. Saat itu, sejumlah warga terpancing untuk keluar rumah, sehingga sempat terjadi keributan.

Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso menambahkan, kelompok remaja itu marah karena tak menemukan orang yang dimaksud. Sejumlah remaja saat itu membawa senjata tajam.

Baca: Fadli Zon Bikin Puisi Lagi, Kali Ini Ditujukan untuk Donald Trump

Fikri, salah satu remaja dalam rombongan, membacok warga secara sporadis dengan senjata jenis parang yang ia bawa. Seorang warga bernama Imam Mahdi, lunglai terkena sabetan senjata tajam.

Padahal, ia tidak tahu permasalahan yang terjadi. Saat itu ia hanya keluar rumah untuk bersiap-bersiap mengantarkan sang ibu ke Bandara Soekarno-Hatta. Terkena sejumlah sabetan sajam, ia mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit.

"Bagian dada korban sebelah kiri mengalami robek hingga mengalami tiga jahitan," ujarnya.

Baca: Survei PolMark: 52,4 Persen Responden Ingin Jokowi Jadi Presiden Lagi, Ini Dua Alasan Utamanya

Polisi yang mendapat laporan, segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan.

Akibat kejadian tersebut, pelaku saat ini mendekam di tahanan. Pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved