Survei LSI: Meski Pimpin Partai Baru, Perindo Belum Penuhi Ambang Batas Parlemen

Setidaknya ada delapan partai yang elektabilitasnya di bawah empat persen.

Survei LSI: Meski Pimpin Partai Baru, Perindo Belum Penuhi Ambang Batas Parlemen
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, PALMERAH - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memprediksi sejumlah partai politik tidak dapat memenuhi ambang batas parlemen alias parliamentary threshold sebesar 4 persen, di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Berkaca dari hasil survei yang disampaikan di Kantor LSI, Jakarta Timur pada Rabu (24/1/2018), setidaknya ada delapan partai yang elektabilitasnya di bawah empat persen.

Saat ini, empat partai masih berada di parlemen, yaitu PPP, PKS, PAN, dan Partai Hanura. Sedangkan dua di antaranya partai baru, yaitu Perindo dan PSI. Serta dua partai lama, yaitu PKPI dan PBB.

Baca: Enam Tahun Menikah Belum Punya Anak, Shandy Aulia: Enjoy Apapun yang Tuhan Kasih

"Perindo memimpin partai baru dan partai buram. Perindo, PSI, PKPI, dan PBB. Perindo suara paling tinggi di 3,0 persen belum lolos misalkan (pemilu) dilakukan pada hari ini," tutur peneliti LSI Rully Akbar, kepada wartawan, Rabu (24/1/2018).

Dia menjelaskan, Perindo memimpin di antara partai baru dan partai buram, karena faktor publikasi di media massa.

Melalui media massa, Hary Tanoesoedibjo selaku Ketua Umum Perindo, dapat menjelaskan program partainya kepada masyarakat.

Baca: Di Depan Ribuan Kader PDIP, Jokowi Sebut Basuki Hadimuljono Sebagai Bapak Infrastruktur Indonesia

"Perindo memimpin karena Perindo kerap melakukan sosialisasi di media. HT eksis di televisi masing-masing," kata dia.

Supaya partai papan bawah dapat memenuhi ambang batas parlemen, menurut dia, perlu ada program yang disampaikan kepada masyarakat. Selain itu, faktor tokoh juga mempengaruhi.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved