Lahan Parkir Bekas Pasar Blora Tak Bisa Digunakan Lagi, Ini Alasannya
Lahan tersebut bisa menampung sebanyak kurang lebih 100 mobil dan 300 motor.
Penulis: Rangga Baskoro |
WARTA KOTA, MENTENG - Area parkir di eks-Pasar Blora milik PD Pasar Jaya tak bisa lagi digunakan.
Pemkot Jakarta Pusat membongkar gedung tersebut guna membangun Command Center MRT, LRT, Transjakarta, dan Commuter Line, dengan sistem Transit Oriented Development (TOD).
"Iya benar, karena waktu itu kantong parkir sifatnya hanya sementara saja," kata Assisten Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita saat dikonfirmasi, Kamis (25/1/2018).
Baca: Jokowi: Dari Bandara Soekarno-Hatta ke Sukabumi Sembilan Jam, Betul-betul Terlalu!
Senada dengan Amanda, Lurah Menteng Agus Sulaiman menjelaskan, kini masyarakat yang berada di sekitar Stasiun Sudirman tak lagi bisa memarkirkan kendaraannya di area tersebut.
"Ya terpaksa, mau bagaimana lagi? Karena memang waktu itu PD Pasar Jaya hanya meminjamkan lahannya," ujar Agus.
Sebelumnya pada 12 Oktober 2017, lahan seluas 3.000 meter persegi itu disetujui oleh PD Pasar Jaya untuk dipakai sebagai relokasi parkir on street. Lahan tersebut bisa menampung sebanyak kurang lebih 100 mobil dan 300 motor.
Kini lahan itu hendak dibangun Command Center MRT, LRT, Transjakarta, dan Commuter Line, dengan sistem Transit Oriented Development (TOD), beserta pasar yang pembangunannya diperkirakan rampung selama dua tahun. (abs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/eks-pasar-blora_20180125_140131.jpg)