Jakpro dan WIKA Indikasikan Box Girder LRT Runtuh karena Mutunya Buruk

Box Girder di bentang P28-P29 di Jalan Kayu Putih, Jakarta Timur mendadak roboh, sesaat setelah terpasang.

Jakpro dan WIKA Indikasikan Box Girder LRT Runtuh karena Mutunya Buruk
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Salah satu konstruksi bangunan Proyek Light Rapid Transit (LRT) yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome, roboh. 

WARTA KOTA, GAMBIR - PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) dan PT Wijaya Karya (WIKA) mengindikasikan, buruknya mutu box girder sebagai penyebab terjadinya insiden pada Senin (22/1/2018) lalu.

Box Girder di bentang P28-P29 di Jalan Kayu Putih, Jakarta Timur mendadak roboh, sesaat setelah terpasang.

Direktur Utama PT Jakpro Satya Heragandhi menjelaskan, box girder tiba-tiba runtuh tanpa menunjukkan arah patahan, ke atas atau ke bawah.

Baca: Box Girder LRT Roboh Sesaat Setelah Dipasang

"Kalau patahan ke atas artinya ada kelebihan tekanan saat stressing (pemasangan). Kalau patahan ke arah bawah itu tandanya kekurangan tekanan dalam pemasangan box girder. Tapi berdasarkan hasil investigasi sementara tidak ditemukan keduanya. Box girder runtuh tiba-tiba," kata Satya di Gedung DPRD DKI Jakarta seusai rapat dengan anggota Komisi B, Selasa (23/1/2018).

Salah satu perencana proyek LRT dari PT WIKA, Jodi Firmansyah, juga belum bisa menjelaskan alasan box girder runtuh. Bisa jadi disebabkan kekurangan pada material, kesalahan prosedur, atau kelalaian manusia.

"Walaupun ada beberapa indikasi, tapi diperlukan waktu untuk tes, karena kondisi lapangan masih ada garis polisi," ujar Jodi.

Baca: Konstruksi Bangunan LRT Kayu Putih Roboh, Lima Orang Terluka

Ketua Komisi D DPRD DKI Iman Satria memastikan segalanya bakal jadi rumit, apabila penyebabnya kekurangan material atau berkaitan dengan mutu beton, besi, baja, atau lainnya.

"Kalau sampai penyebabnya karena mutu, Iman bakal meminta proyek disetop dan dilakukan pengecekan di seluruh bentang proyek LRT tersebut," ucap Iman ketika ditemui Wartakotalive.com di Gedung DPRD DKI, Rabu (24/1/2018).

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved