Jakpro Masih Lakukan Investigasi Terkait Boks Girder LRT yang Roboh

Hingga saat ini masih dalam investigasi untuk mengetahui robohnya boks girder yang menyebabkan lima orang luka

Jakpro Masih Lakukan Investigasi Terkait Boks Girder LRT yang Roboh
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Salah satu konstruksi bangunan Proyek Light Rapid Transit (LRT) yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome, roboh. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Robohnya salah satu boks girder P28 dan P29 proyek proyek Light Rapid Transit (LRT) yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome pada Senin (22/1) beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini masih dalam investigasi untuk mengetahui robohnya boks girder yang menyebabkan lima orang luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Colombia Jakarta Timur.

Direktur Utama PT Jakpro, Satya Heragandhi mengatakan bahwa seluruh dokumen berkaitan dengan peristiwa tersebut sudah dikumpulkan.

Bahkan laporan tersebut sudah sampai di Gubernur DKI Jakarta.

"Sampai tadi malam, kita telah melakukan serangkaian proses untuk melakukan investigasi lanjutan dan dokumen-dokumen juga tadi malam sudah kita kumpulkan semua," kata Satya, Selasa (23/1/2018).

Dokumen tersebut berdasarkan analisis mulai dari job analysis, risk analysis daripada pekerjaan itu sendiri. kemudian adanya tool box meeting itu semuanya terdokumentasi dengan lengkap.

Dikatakan Satya bahwa para pekerja yang menjadi korban telah mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum kejadian tersebut terjadi. Sehingga mereka tidak mengalami hal yang cukup parah.

Oleh karena itu, pihaknya menggunakan kesempatan ini untuk mengimbau semua pekerja di lingkungan proyek-proyek Jakpro maupun proyek-proyek lainnya untuk senantiasa aware dan memiliki perilaku K3 seutuhnya.

"Karena ini sesuatu hal yang simpel, mungkin terkesan biasa, kenapa harus pake helm, kenapa harus pake boot, tetapi kita enggak pernah tahu bahwa helm itu bisa menyelamatkan nyawa kita," katanya.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiga Uno berkaitan dengan keselamatan kerja pihaknya memerintahkan langsung agar prosedur tersebut dapat dilakukan. Bahkan bisa menjadi budaya.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved