Media Sosial

Polri Selidiki Ujaran Kebencian Terhadap Sultan Brunei

Polisi menyelidiki dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial terhadap Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah.

Polri Selidiki Ujaran Kebencian Terhadap Sultan Brunei
Reuters/bbc.co.uuk
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyelidiki dugaan penyebaran ujaran kebencian melalui media sosial terhadap Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah Muizzadin Waddaulah.

"Laporan masih diselidiki Ditreskrimus," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (22/1/2018), merujuk pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus.

Perwakilan dari Kepolisian Brunei Darussalam Pengiran Zaidi bin Pengiran Haji Metali mewakili Sultan Bolkiah melaporkan perkara ujaran kebencian itu ke Polda Metro Jaya.

Pengaduannya tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/389/I/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 21 Januari 2018.

Menurut keterangan pelapor, Argo menjelaskan, pelapor saat berada di Hotel Mahakam, Jakarta Selatan, melihat unggahan di media sosial akun "anti_hassanal" yang memuat foto Sultan Bolkiah dan menyampaikan kata-kata kasar yang bisa menimbulkan kebencian orang lain terhadap Sultan Bolkiah. (Antaranews.com)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved