Berita Heboh
Besok Diperiksa Polisi Soal Novel Baswedan,Ketua PP Muhammadiyah Sebut ada Keganjilan
Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut pemanggilannya terkait Novel Baswedan ganjil.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, PALMERAH-Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan akan memenuhi panggilan penyidik di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018) besok.
Pemanggilan tersebut terkait untuk pemeriksaan Dahnil atas pernyataannya di acara Metro Realitas Metro Tv.
“Sahabat ku yang baik. Insyaa Allah sebagai warga negara yang baik, Senin, Besok, pukul 14.00 WIB, saya akan hadir memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Terkait dengan pernyataan Saya di acara Metro Realitas @Metro_TV tentang ketidakpercayaan Saya terhadap Polisi yang mau menuntaskan kasus Novel Baswedan,” kata Dahnil dalam pesan singkatnya, Minggu (21/1/2018).
Namun, ia juga menyatakan banyak keganjilan atas pemanggilanya tersebut. Meski dirinya menegaskan tetap akan memenuhi panggilan itu.
Baca: Video Veronica Tan Ini Bikin Netizen Menangis dan Haru, Netizen: Semangat Ibu
Baca: Wali Kota Tendang Dada dan Leher Polisi PP Dianggap Hal Biasa, Fotonya Viral di Medsos
“Meski, terus terang saya merasa banyak keganjilan terkait pemanggilan tersebut. Namun, apa pun itu, saya tentu akan hadapi secara hukum. Sesuai dengan komitmen saya selama ini menjaga semangat Jihad Amar Ma’ruf Nahi Munkar dengan bingkai hukum,” tegasnya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa pihaknya akan memeriksa Dahnil.
Yaitu terkait pernyataannya, saa menjadi narasumber acara Metro Realitas bertajuk 'Benang Kusut Kasus Novel' yang ditayangkan Metro TV pada 8 Januari 2018.
Saat itu ia mengatakan bahwa pelak pelaku penyerangan terhadap Novel adalah seseorang yang berprofesi sebagai 'mata elang' atau jasa penagih utang.
"Dia menuduh orang. Mengatakan bahwa pelakunya (penyerang Novel) adalah mata elang," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018) lalu.
Seperti diketahui, Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor yang tidak dikenal.
Yaitu saat berjalan pulang dari masjid dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, seusai salat Subuh, 10 April 2017 lalu.
Akibat disiram air keras, kedua mata Novel terluka. Novel pun kini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/argo-yuwono_20171215_142656.jpg)