Ratusan Mobil Mewah di Jaksel Tunggak Pajak Hingga Rp 15 Miliar

Ratusan pemilik mobil mewah di Jakarta Selatan menunggak pajak yang nilai totalnya mencapai Rp 15 miliar.

Ratusan Mobil Mewah di Jaksel Tunggak Pajak Hingga Rp 15 Miliar
Tribunnews/Dany Permana
Ilustrasi. Mobil mewah jenis Lamborghini, Ferrari, Bentley, Rolls Royce, dan Nissan GTR milik Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang disita oleh KPK, diparkir di halaman Kantor KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2014). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU-Satu persatu pemilik kendaraan mewah dengan harga di atas Rp 1 miliar melunasi tagihan pajak mereka yang menunggak.

Hal ini terjadi setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengultimatum para miliader itu untuk segera melunasi tunggakan pajak kendaraan mewah mereka.

Khairil Anwar selaku Kepala Unit Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB-BBNKB) Jakarta Selatan mengungkapkan, potensi pendapatan daerah dari tunggakan kendaraan mewah dengan nilai jual di atas Rp 1 miliar di Jakarta Selatan mencapai Rp. 15.976.273.400, dari 460 mobil mewah yang terdata.

Meski demikian, jumlah pemilik mobil mewah yang telah membayar pajak sejak ultimatum gubernur baru enam orang. Artinya, masih ada 454 mobil mewah yang menunggak pajak.

"Sudah ada enam pemilik mobil mewah yang bayar pajak dengan nilai Rp. 241.725.000. Terdiri dari Lexus 2014, Ferrary 2000, Cadilac 2011, Ferrary 2012, Mercy 2015 dan Jaguar 2011," jelasnya ketika dihubungi Warta Kota, Jumat (19/1/2018).

Khairil Anwar memastikan akan melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah terobosan untuk bisa mendorong pemilik mobil mewah menjalankan kewajibannya dalam pembayaran pajak.

Termasuk, pihaknya menggandeng sejumlah pihak melakukan penagihan secara langsung dengan mendatangi pemilik mobil mewah tersebut.

"Sudah dilakukan door to door ke lokasi pemilik kendaraan bermotor mewah sejak Kamis (18/1) dengan melibatkan kepolisian, Jasa Raharja, Bank DKI dan Kominfotik. Giat ini terus dilakukan apalagi gubernur sudah buka jalan untuk segera ditindaklanjuti," ungkapnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengumumkan langkah peningkatan pajak dari kendaraan bermotor, khususnya 746 mobil mewah.

Anies mengatakan pemilik 746 mobil mewah itu belum melakukan pembayaran pajak pada 2017.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved