Jalan KH Mas Mansyur Semrawut, Mobil Satpol PP Malah Parkir di Dekat Rambu Dilarang Berhenti

Jalan Kiai Haji Mas Mansyur menjadi salah satu titik kemacetan di Ibu Kota.

Jalan KH Mas Mansyur Semrawut, Mobil Satpol PP Malah Parkir di Dekat Rambu Dilarang Berhenti
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Semrawutnya Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Jalan Kiai Haji Mas Mansyur menjadi salah satu titik kemacetan di Ibu Kota.

Pantauan Warta Kota, tepat di putaran depan pusat perbelanjaan Tanah Abang, terlihat jelas kesemrawutan. Mulai dari motor yang melawan arus, pedagang kaki lima, Bajaj dan angkot yang mengetem sembarangan, sampai parkir liar di sepanjang jalan.

"Parkir sini, parkir, aman," teriak beberapa pemuda yang menawarkan parkir di pinggir Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).

Semrawutnya Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).
Semrawutnya Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018). (WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI)

Beberapa pedagang bahkan terlihat duduk santai di mobil Satpol PP yang terparkir di depan rambu dilarang setop. Padahal, jelas di tengah putaran untuk berbalik arah menuju Thamrin City, ada sebuah tower biru lengkap dengan pengeras suara yang bertuliskan 'Posko Pencegahan Dini Pelanggaran Lalu Lintas dan Ketertiban Umum'.

Namun, tidak terdengar ada imbauan apa pun dari petugas. Ironisnya, di sekeliling posko banyak ojek online yang mengetem dan motor terparkir.

Saat Warta Kota bertanya kepada salah satu pengemudi ojek online, apakah boleh menunggu di pinggir jalan, justru ia menawarkan untuk parkir.

Semrawutnya Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).
Semrawutnya Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018). (WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI)

"Boleh aja, enggak ada yang larang. Mau parkir juga bisa di situ, goceng (Rp 5.000)," ujarnya.

Terlihat juga beberapa pemuda yang mengendarai sepeda motor, namun tidak memakai helm. Tidak terlihat petugas dari polisi lalu lintas, Satpol PP, maupun Dishub yang mengatur jalan di sana. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved