Bukan Becak di Jalan Utama, Maksud Anies Mengatur Becak di Perkampungan

Anies Baswedan mengatakan bahwa dirinya akan memberikan jalur khusus bagi para becak di DKI Jakarta.

Bukan Becak di Jalan Utama, Maksud Anies Mengatur Becak di Perkampungan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Aktivitas becak masih berlangsung di Kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15 /1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive, Yosia Margaretta

WARTAKOTA, GAMBIR -- Pekan lalu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa dirinya akan memberikan jalur khusus bagi para becak di DKI Jakarta.

Lantas hal ini menjadi polemik di tengah masyarakat dan mengundang pro kontra di tengah pengamat transportasi.

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, pernah mengungkapkan bahwa becak tidak cocok untuk diletakkan di jalan utama

"Suatu kemunduran jika buat jalur becak di jalan utama. Becak cocok untuk daerah wisata, kawasan perumahan dan pemukiman," ujar Djoko kepada Wartakotalive, (16/1/2018).

Menjawab hal tersebut, Anies memaklumi pro kontra yang terjadi di tengah masyarakat mengenai rencananya untuk mengatur jalur becak.

"Tidak apa-apa menurut saya menarik saja selalu ada pro kontra ini merupakan bagian kebijakan publik yang boleh didiskusikan oleh publik. Tapi dalam setiap kebijakan pasti ada yag setuju dan tidak setuju. Tapi kenyataan ada lebih dari 1000 becak selama ini yang ada di Jakarta," ujar Anies di Balai Kota, (19/1/2018).

Anies menegaskan bahwa rencananya tersebut tidak seperti dibayangan masyarakat untung menghidupkan kembali di jalan-jalan utama di Jakarta.

"Ini biasa dipakai di kampung-kampung untuk belanja, anak yang sekolahnya dekat. Banyak dari kita kalau dibilang becak ingatnya tahun dulu dan membayangkannya di jalan utama. Tidak. Justru ini tidak sama sekali," tutur Anies.

Mengatur becak yang ada di DKI yang dimaksudkan Anies adalah becak-becak yang saat ini masih menjadi transportasi umum di perkampungan maupun perumahan di DKI Jakarta.

Pengaturan ini pun ditegaskan Anies bahwa bukannya menghadirkan kembali becak di Jakarta melainkan mengatur becak yang sudah ada.

"Saya garis bawahi ini bukan mengundang becak baris tapi mengatur yang sudah ada. Bahwa dengan pendekatan yang kita lakukan kita mengantisipasi perubahan paradigma," ujar Anies.(m-14)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved