Waktu Jadi Wartawan Mobil Pertama Bambang Soesatyo Volvo, Kini Koleksinya Tambah Banyak

Ketua DPR Bambang Soesatyo ‎menceritakan kepada wartawan soal hobinya mengoleksi mobil mewah.

Waktu Jadi Wartawan Mobil Pertama Bambang Soesatyo Volvo, Kini Koleksinya Tambah Banyak
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Bambang Soesatyo dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pada rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2018). 

WARTA KOTA, SENAYAN - Ketua DPR Bambang Soesatyo ‎menceritakan kepada wartawan soal hobinya mengoleksi mobil mewah.

Ia mengaku tertarik mengotak-ngatik mobil sejak masih muda. Bahkan hingga sekarang, saban akhir pekan ia biasanya ke bengkel.

"Ya, hobi saya kan emang mobil. Tiap minggu pasti saya ke bengkel ngotak-ngatik ganti velg, ganti apa gitu‎," katanya di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Baca: Fahri Hamzah Mengaku Hampir Ditangkap Saat Aksi 411, Polisi: Siapa yang Mau Menciduk?

Menurut bambang, mobil pertama yang ia punya adalah Volvo‎ pada 1985 silam. Mobil tersebut pada masanya menurut Bambang tergolong mewah.

‎"Dulu waktu saya wartawan itu mobil saya Volvo. Itu sudah mewah banget itu," ujarnya.

Setelah memiliki mobil tersebut, Bambang tertarik mengoleksi mobil, mulai dari Ferrari, Lamborghini, hingga mobil elektrik Tesla.

Baca: Pakai Dana Operasional untuk Berkantor di Kepulauan Seribu, Sandiaga Uno: Kami Kan Hemat Orangnya

Kecuali Tesla, ungkap Bambang, semua mobilnya sudah dicantumkan dalam Laporan Harta dan Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Dalam LHKPN, Bambang mencantumkan mobil Bentley, Hummer, Land Rover, Mercedes, dan Toyota Alphard‎ yang dimilikinya.

‎"Belum (lapor), nanti. Ada yang saya jual, ada yang saya beli. Tesla dari saya jual Aplhard, beli Tesla. Karena saya harus memulai kendaraan yang selain hemat energi juga hemat lingkungan," tuturnya.

‎Setelah menjabat sebagai Ketua DPR, Bambang mengaku akan menyesuaikan hobinya tersebut. Ia akan menyesuaikan kebiasaanya selama ini yang bebas menunjukkan koleksinya.

"Pokoknya saya akan berusaha menyesuaikan dengan jabatan saya. Dan jabatan saya kan enggak lama, cuma dua tahun. Sebelumnya saya kan adalah orang yang bebas, sebebas bebasnya lah. Gua punya ini ya gua tampilin aja lah. Kan enggak perlu jadi orang lain," paparnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved