Peran Rangkap Herjunot Ali di Film Takut Kawin

Di film Takut Kawin, Herjunot Ali menjadi pemeran utama, konsultan dan juga 'co director'.

Peran Rangkap Herjunot Ali di Film Takut Kawin
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Herjunot Ali 

WARTA KOTA, SENAYAN-Setelah 13 tahun berkecimpung di dunia akting dan sudah membintangi 10 film layar lebar, rupanya aktor Herjunot Ali (32) mulai belajar bekerja di balik layar.

Dalam tawaran film terbarunya yang bertajuk 'Takut Kawin' karya sutradara Syaiful Drajat bersama Amanah Surga Productions, pria yang akrab disapa Junot itu selain menjadi pemeran utama, ia juga menjadi konsultan dan juga 'co director'.

"Saya disini selain jadi bintang utamanya, saya diminta untuk memberikan saran dan bantuannya. Saya diminta untuk jadi konsultan, co director, dan co producer," kata Herjunot Ali.

Hal itu ia katakan ketika ditemui dalam peluncuran trailer dan poster film 'Takut Kawin', di Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018).

Junot menambahkan, mempelajari pekerjaan dibalik produksi film layar lebar sangat menyenangkan dan menambah pengalamannya, di dunia akting dan bisnis perfilman.

Sampai-sampai ketika proses penetapan judul film tersebut, bintang film 'Realita Cinta dan Rock N Roll' itu lah yang memilih 'Takut Kawin' sebagai judul.

"Menyenangkan sekali yah, karena judul 'Takut Kawin' ini waktu itu sebenernya pertama pemikirannya Kawin Itu Enggak Enak, dan saya ngerasa itu bukan judul, itu kayak ke stetmen," ucapnya.

"Jadi akhirnya saya bilang ke produsernya, ini kayaknya enggak deh kalau untuk judul, menurut saya apa yang di capture sama skenario ini kan sebenarnya kegalauan seorang anak manusia yang takut akan kawin, jadi kenapa enggak coba diganti jadi Takut Kawin dan akhirnya produsernya suka," tambahnya.

Ketika film tersebut selesai diproduksi, karena ikut terlibat sampai penetapan judul, bintang film '5 Cm' itu pun memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mensukseskan film 'Takut Kawin'.

"Saya ngerasa kalau misalkan saya main film dan saya punya tanggung jawab untuk bisa kasih feedback itu lagi ke produser, ibaratnya kalau saya main film paling enggak produser punya target berapa saya punya target berapa, itu yang akhirnya bikin gimana caranya bisa mengkondisikan film itu setelah tayang orang banyak yang nonton," ujar Herjunot Ali.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved