Benda Cagar Budaya di Lokasi Proyek Revitalisasi Kali Besar Didata

Pemprov DKI meminta tim sidang pemugaran dan tim ahli cagar budaya (TSP-TACB) menginventarisir benda cagar budaya di Kali Besar.

Warta Kota/Alex Suban
Proyek revitalisasi Kali Besar berlangsung di Jalan Kali Besar Barat, di kawasan wisata Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR-Pemprov DKI meminta tim sidang pemugaran dan tim ahli cagar budaya (TSP-TACB) menginventarisir benda cagar budaya sepanjang proyek revitalisasi Kali Besar fase 2.

Hal itu dilakukan agar peristiwa seperti pengerjaan fase 1 tak terjadi lagi.

Proyek revitalisasi Kali Besar memang dikerjakan dalam 2 fase.

Fase 1 pengerjaan ruas kali antara jalan bank - jalan kopi. Fase 2 antara jalan kopi - jembatan kota intan.

Asisten Pembangunan Pemprov DKI, Gamal Sinurat, membenarkan bahwa ada sedikit masalah dengan TSP-TACB terkait fase 1 revitalisasi Kali Besar.

Masalah itu terkait beberapa desain perencana yang tak disetujui TCP-TACB.

Desain yang tak disetujui, antara lain jembatan tambahan, jalan berkelok, pembetonan dasar kali di lokasi temuan cagar budaya.

Pengerjaan fase 1 sempat dimoratorium akibat temuan benda cagar budaya cerukcuk kayu kuno.

"Tapi sudah selesai kok. Diikuti semua catatan dari sidang-sidangnya TSP-TACB," kata Gamal.

Terkait penambahan jembatan di fase 1, TSP-TACB tak bisa berbuat apa-apa lagi karena sudah sesuai rekomendasi teknis dari Dinas Marga.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved