Kebakaran
Museum Bahari yang Terbakar Baru Selesai Renovasi
Peristiwa kebakaran terjadi di Museum Bahari, Selasa (16/1/2018). Akibatnya Gedung C dan sebagian Gedung D hangus terbakar.
Penulis: Junianto Hamonangan |
Laporan Wartawan Warta Kota Junianto Hamonangan
WARTA KOTA, PENJARINGAN - Peristiwa kebakaran terjadi di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (16/1/2018). Akibatnya Gedung C dan sebagian Gedung D hangus terbakar.
Padahal sebelumnya Museum Bahari baru saja menjalani proses renovasi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Museum Bahari belum lama ini menjalani proses renovasi.
Hal itu dilakukan pada akhir tahun 2017 silam di mana bangunan yang di sana sudah dipugar.
“Gedung ini baru direnov pada bulan November kemarin, renov total,” ucap Anies saat berada di lokasi, Selasa (16/1/2018).
Baca: Kenakan Seragam Dishub, Anies Tinjau Museum Bahari yang Mengalami Kebakaran
Kepala Museum Bahari Husnison Nizar mengakui bahwa proses renovasi selesai dilakukan pada 30 November 2017 silam.
Hanya saja ketika itu yang direnovasi hanya sebatas bangunan fisik.
“Renov dilakukan tahun 2017 dan 30 November sudah selesai dipugar. Tapi itu hanya bangunan fisik seperti ganti komponen kayu, kaso yang rapuh, cat gedung dan belum termasuk instalasi listrik,” katanya.
Selain itu proses renovasi juga menyentuh bangunan Gedung C Museum Bahari yang ludes terbakar.
Ketika itu pihaknya sengaja menyisipkan aluminium di bawah genteng untuk mencegah tampias.
“Ketika itu anggaran proses rehab menelan dana Rp 7 miliar,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/api-bahari_20180116_112654.jpg)