Ingin Kembali Operasikan Becak di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Bawedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal kembali mengoperasikan becak lewat program community action plan (CAP).

Ingin Kembali Operasikan Becak di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Bawedan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat meresmikan program Community Action Plan (CAP) Rencana Tindak Warga di lingkungan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (14/1/2018). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal kembali mengoperasikan becak lewat program community action plan (CAP).

CAP merupakan program penataan 16 kampung, di mana Pemprov DKI akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Khusus soal rencana pengoperasian becak, mendapat tanggapan negatif dari warganet. Bahkan, sebagian besar warganet cenderung meledek Anies.

Baca: Senator Jakarta Ini Sebut Donald Trump Sebagai Bencana Dunia

Anies pun membela diri terkait deretan ledekan di medsos. Menurut Anies, orang-orang yang mengkritik kebijakan CAP terkait becak sebenarnya sedang mengkritik imajinasinya sendiri.

"Mereka membayangkan jalan-jalan protokol akan dipenuhi becak, lalu dikritik. Jadi yang dikritik siapa? Bayangannya sendiri, bukan mengkritik kebijakannya. Kan kebijakannya dalam kampung," tutur Anies.

Anies menegaskan, becak-becak itu tak akan beroperasi di jalan raya, melainkan hanya beroperasi di jalan kampung. Sehingga, Anies memastikan bahwa becak akan berada di lokasi-lokasi terbatas.

"Mungkin membayangkannya ya muncul di Jalan Thamrin, muncul di Jalan Sudirman. Enggak, ini ada di dalam kampung, di wilayah kampung," jelas Anies. (*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved