12 Proyek Kemendag Diduga Korupsi dari Hasil Investigasi CBA, Ini Daftarnya

Center for Budget Analysis (CBA) mendapati sebanyak 12 proyek Kementerian Perdagangan (Kemendag) bermasalah.

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Tumpukan beras di dalam karung milik agen beras di Pasar Induk Cipinang, Senin (27/11). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR - Center for Budget Analysis (CBA) mendapati sebanyak 12 proyek Kementerian Perdagangan (Kemendag) bermasalah.

Koordinator Investigasi CBA, Jajang Nurjaman, melihat banyak ditemukan kejanggalan dalam 12 proyek itu.

Contohnya kebijakan yang direalisasikan dalam proyek impor beras sebanyak 500.000 ton baru-baru ini, tidak lain sebagai keputusan salah kaprah dari Enggartiasto Lukita.

Selain kebijakan impor beras yang berpotensi merugikan petani dan keuangan negara, masih banyak proyek-proyek bermasalah yang dijalankan Kemendag.

"Namun, sangat disayangkan hingga saat ini menteri perdagangan ini belum tersentuh pihak berwenang," kata Jajang dalam press rilisnya, Senin (15/1/2018).

Total terdapat 12 proyek yang dinilai Jajang bermasalah

Anggaran ke-12 proyek sebesar Rp 40 milliar, dan yang dihabiskan sebesar Rp37, 7 milliar.

Satuan kerja yang menjalankan proyek tersebut, antara lain Direktorat Logistik dan Sarana Distribusi, Sekretariat Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Sekretariat Ditjen Perdagangan Luar Negeri, Direktorat Bahan Pokok dan Barang Strategis, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, serta Direktorat Dagang Kecil Menengah dan Produk Dalam Negeri.

Secara keseluruhan modus yang dilakukan oknum pelaksana 12 proyek di atas adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak melakukan pemeriksaan personil serta peralatan.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved