Selasa, 14 April 2026

Bedanya Ayam Geprek Yogyakarta dengan Jakarta

Jika di Jakarta ayam geprek identik dengan lelehan keju di atasnya, ayam geprek di Yogyakarta dihidangkan dengan kuah tongseng.

Kompas.com/Iwan Supriyatna
Ayam geprek sambal. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Ayam geprek kini menjadi hidangan yang kekinian. Digemari semua kalangan mulai dari muda hingga tua. Walaupun identik dengan hidangan yang cukup pedas tetapi penggemar ayam geprek tak kunjung surut.

Dari namanya ayam geprek, tentu sudah terbayang di kepala Anda bahwa ayam yang satu ini akan digeprek hingga hancur kemudian dicampur dengan ulekan. Jika di Jakarta ayam geprek identik dengan lelehan keju di atasnya, ayam geprek di Yogyakarta dihidangkan dengan kuah tongseng sebagai pendamping.

Penasaran perbedaan apa lagi yang dihadirkan ayam geprek Jakarta dan ayam geprek Yogyakarta? Berikut simak 4 keunikan ayam geprek Yogyakarta :

1. Berbagai pilihan sambal

Ayam geprek di Jakarta hanya dihidangkan dengan satu jenis sambal yaitu sambal bawang. Berbeda dengan ayam geprek di Yogyakarta yang diberikan beberapa varian sambal sesuai selera.

Anda mulai sambal bawang, sambal tomat dan terasi. Cabainya pun bisa Anda ambil dan pilh sendiri sesuai selera Anda.

2. Bertempat di warung tenda 

Ayam geprek di Yogyakarta ditempatkan di warung-warung tenda yang berdiri di pinggir jalan. Benbentuk sederhana, namun masalh rasa tak usah diragukan.

Biasanya Anda bisa menemukan berbagai macam warung ayam geprek di Jalan Wulung, Cokroaminoto, Yogyakarta.

3. Berbentuk prasmanan 

Ayam geprek Yogyakarta identik dengan warung tenda dengan modelan prasmanan. Anda diharuskan untuk mengambil sediri nasi, dan memilih langsung ayam yang ingin digeprek.

Cabainya pun Anda pilih langsung sesuai selera Anda. Mulai 1 cabai hingga 20 cabai bisa Anda pilih sesuai selera Anda.

Umumnya, ayam geprek di Yogyakarta dihadirkan dengan lauk-lauk bak warteg. Mulai dari sop kuah, gorengan, sayur, gorengan, tahu dan tempe lengkap tersedia. Anda tinggal memilih sesuai selera Anda.

4. Terdapat kuah tongseng sebagai pendamping 

Beberapa ayam geprek di Yogyakarta menghadirkan kuah tongseng sebagai pendamping. Salah satunya warung ayam geprek Bu Nanik dan ayam geprek Bu Made. Kuah tongseng sendiri merupakan rebusan kaldu yang diberi jahe. Disantap bersama ayam geprek terasa nikmat! (Wienda Putri Novianty)

Dikutip dari Kompas.com dengan judul 'perbedaan-ayam-geprek-di-yogyakarta-dan-jakarta-apa-saja-'

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved