Polsek Setiabudi Bubarkan ABG Hingga Evakuasi Remaja Kecopetan Massal
Patroli serta sambang wilayah yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Setiabudi, Jumat (12/1/2018) dini hari, kembali menemukan sejumlah kejadian.
WARTA KOTA, JAKARTA - Patroli serta sambang wilayah yang dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Setiabudi pada Jumat (12/1/2018) dini hari kembali menemukan sejumlah kejadian.
Bukan hanya membubarkan sekelompok remaja yang nongkrong hingga larut malam, mereka berhasil memulangkan sejumlah remaja perempuan yang kecopetan massal.
Kejadian tidak terduga itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Tri Suryawan bermula ketika pihaknya berpartroli di wilayah hukum Polsek Setiabudi sejak Kamis (11/1/2018) malam hingga Jumat (12/1/2018) dini hari.
Walau tidak dilaporkan adanya aksi kejahatan, pihaknya melakukan penyisiran mulai dari komplek perkantoran Jalan HR Rasuna Said hingga kawasan padat penduduk Menteng Tenggulun, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Dalam operasi Cipta Kondisi tersebut pihaknya menemukan sekelompok pemuda yang tengah nongkrong di halaman sebuah mini market di Jalan Minangkabau pada Jumat (12/1/2018) pukul 03.00 WIB.
Petugas pun melakukan pemeriksaan, mulai dari minuman keras hingga senjata tajam.
"Kami tidak menemukan adanya minuman keras atau senjata tajam, tapi kegiatan anak-anak yang nongkrong sampai larut malam ini tidak baik, karena itu kami minta mereka segera pulang ke rumahnya masing-masing dan tidak lagi nongkrong, apalagi sampai pagi," ungkapnya pada Jumat (12/1/2018).
Usai membubarkan para pemuda, patroli yang bertolak menuju Mapolsek Setiabudi menemukan lima orang remaja perempuan yang terlihat kebingungan.
Remaja yang diketahui berasal dari Rangkasbitung, Banten itu mengaku kecopetan saat menumpang commuter line jurusan Rangkasbitung-Tanah Abang.
"Kronologisnya, para korban naik KA dari jurusan Stasiun Rangkas Bitung-Tanah Abang, begitu turun mereka baru sadar kalau kecopetan. Para korban yang tidak tahu arah berjalan kaki sampai tersasar di landmark Setiabudi, sampai akhirnya kami temukan," ungkapnya.
Terkait tindak pidana yang dialami para remaja, pihaknya kemudian mengantarkan mereka ke Mapolsek Tanah Abang untuk membuat Laporan Kepolisian.
Selanjutnya, para remaja itu diberikan ongkos pulang untuk menumpang commuter line keberangkatan pertama dari Stasiun Tanah Abang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/copet-commuter_20180112_125437.jpg)