Pedagang Pasar Gembrong Khawatir Jika Direlokasi Pendapatannya Menurun

Informasi yang didapat bahwa relokasi yang dilakukan karena Pasar Gembrong terkena dampak pembangunan Toll Becakayu

Pedagang Pasar Gembrong Khawatir Jika Direlokasi Pendapatannya Menurun
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana penjualan mainan Pasar Gembrong, Jalan Jend Basuki Rachmat, Cipinang Besar Selatan., Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/1/2018). 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Beredar informasi jika pusat mainan anak-anak di Jakarta Timur atau biasa orang mengenalnya Pasar Gembrong tahun ini akan direlokasi.

Informasi yang didapat bahwa relokasi yang dilakukan karena Pasar Gembrong terkena dampak pembangunan Toll Becakayu yang saat ini tengah berlangsung pengerjaannya.

Tentunya dengan adanya rencana relokasi ini para pedagang khawatir jika dampak relokasi akan membuat pendapatan pedagang menurun.

Pasalnya para PKL yang berjualan di Pasar Gembrong sudah puluhan tahun mencari nafkah disekitar Jalan Jendral Basuki Rachmat, Jakarta Timur tersebut.

"Kalo kemarin menurut rencana yang saya dapat bahwa relokasi dilakukan 2018-2019. Namun tanggalnya sendiri saya belum tahu," kata Alvin (37) salah satu pedagang saat ditemui, Kamis (11/1/2018).

Dikatakan Alvin, jika pun harus pindah seharusnya para pedangan harus dibuat lebih mudah misalnya segi pembayaran ruko dilokasi yang baru.

Pasalnya saat ini ia selalu membayar uang retribusi kebersihan dan keamanan kepada petugas keluarahan. Jika diakumulasikan jumlahnya mencapai Rp 10 ribu. Oleh karena itu sampai saat ini dirinya masih bisa berjualan di Pasar Gembrong.

"Nggak masalah si bayar kebersihan dan keamanan. Sudah menjadi kewajiban saya. Jumlahnya juga nggak besar,. Cuma Rp 10 aja," katanya.

Selain itu salah satu pedagang Ratna (44) mengatakan bahwa dirinya memang sudah bersiap untuk dipindahkan bila memang nantinya akan ditertibkan.

Terlebih, uang ganti rugi nantinya akan diberikan atas bangunan yang selama ini dijadikan toko.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved