Besok Kapal Tradisional Rute Pulau Tidung-Kali Adem Kembali Beroperasi

Para pemilik kapal tradisional rute Pulau Tidung-Kali Adem memutuskan untuk mogok beroperasi pada Senin (8/1).

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Panji Baskhara Ramadhan
Polres Kepulauan Seribu saat sidak kapal ojek di Muara Angke, Rabu (15/7). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, KEPULAUAN SERIBU -- Para pemilik kapal tradisional rute Pulau Tidung-Kali Adem memutuskan untuk mogok beroperasi pada Senin (8/1).

Namun keputusan tersebut tidak akan berlangsung pada Selasa (9/1) besok.

Mereka memutuskan untuk kembali beroperasi seperti semula demi kebaikan semua pihak.

Hanya saja ada catatan dimana kapal cepat Ekspres Bahari dan Predator tidak boleh beroperasi.

“syaratnya ekspres ga boleh beroperasi. klo ada berjalan kita akan bertahan,” kata salah seorang nahkoda kapal tradisional, Asnawi, Senin (9/1).

Keputusan itu diambil karena selama ini warga Pulau Tidung sangat mengandalkan kapal tradisional. Pasalnya selain mengangkut warga dan wisatawan, kapal tradisional juga membawa sembako di pulau.

“Mudah-mudahan bsk bisa jalan krn kan masy pulau butuh sembako dr kali adem, klo bisa jgn tlalu lama aksi mogok krn berdsmpak sembako warga dan tamu di pulau

Camat Kepulauan Seribu Selatan Agus Setiawan mengatakan dampak mogok operasi yang dilakukan para pemilik kapal tidak hanya dirasakan para penumpang namun kebutuhan pokok warga dan wisatawan.

“Dalam hal ini yang dirugikan masyarakat, karena selain mengangkut penumpang juga bahan kebutuhan pokok. Jadi diharapkan aksi mogok tidak terus berlanjut dalam waktu yang lama,” ucapnya. (*)

Pemilik, Nahkoda dan ABK
KM. Anterja
KM. Batavia
KM. Zahro
KM. Napoleon
KM. Trans Pasific
KM. Cahaya Laut
KM. Dolphin
KM. Bisma
KM. Kurni I
KM. Hasbi Jaya
KM. Putra Gangga

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved