Edwin Soeryadjaya dan SCTV Akan Beli Saham Tempo

dalam aksi korporasi ini, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) akan menerbitkan 333,33 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 300 per saham.

Editor: Ahmad Sabran

WARTA KOTA, JAKARTA- PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) akan kedatangan sejumlah pemegang saham baru. Pemegang saham baru ini akan masuk pada aksi korporasi penawaran saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.

Dalam prospektus yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/1/2017), dua investor yang akan masuk ke Tempo adalah Edwin Soeryadjaja dan PT Surya Citra Media Tbk ( SCMA). Lainnya yakni PT Sinar Ganda Jaya, Buringham International Ltd serta Erika Agatha Martono.

SCMA merupakan perusahaan media terintegrasi. Beberapa portofolio bisnis yang dimiliki perusahaan ini yakni stasiun SCTV dan Indosiar.

Sementara itu mengutip Kontan.co.id, dalam aksi korporasi ini, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) akan menerbitkan 333,33 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 300 per saham.

Artinya, emiten media ini membidik dana sebanyak-banyaknya Rp 99,99 miliar dari rights issue ini. Tidak ada pembeli siaga dalam pelaksanaan rights issue ini.

Yayasan Tempo 21 Juni yang memegang 25,01 persen saham TMPO tidak akan melaksanakan haknya dalam rights issue ini.Sementara pemegang saham lainnya akan mengambil haknya dengan menyerap saham baru yang akan diterbitkan.

Dalam prospektus tersebut TMPO mengungkapkan, Yayasan Tempo akan mengalihkan haknya kepada beberapa pihak.

Beberapa pihak ini adalah Edwin Soeryadjaya, PT Sukses Perdana Mandiri, PT Sinar Ganda Jaya, dan PT Surya Citra Media Tbk.

Setelah rights issue, tiga pihak berturut-turut akan memiliki masing-masing 1,57 persen saham TMPO. Sedangkan SCMA akan memiliki 0,79 persen saham TMPO. Pemegang saham baru lainnya adalah Burlingham International Ltd dengan kepemilikan 2,36 persen usai rights issue.

Pemegang saham lainnya, yakni PT Grafiti Pers, PT Jaya Raya Utama, dan Yayasan Jaya Raya akan tetap melaksanakan haknya dalam rights issue ini. Setelah rights issue, Grafiti Pers akan menjadi pemegang saham dengan porsi terbesar, yakni 24,28 persen.

Tempo Inti Media akan menggunakan dana hasil rights issue untuk pengembangan usaha, investasi berbentuk pinjaman ke anak usaha, modal kerja, dan pembayaran utang.

TMPO telah menyiapkan dua skema penggunaan dana hasil rights issue ini. Skema ini bergantung pada penyerapan rights issue.

Alokasi Dana

Jika rights issue ini dilaksanakan dengan kesanggupan terbaik (best effort), TMPO akan menggunakan dana sebesar Rp 17 miliar untuk pengembangan usaha.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved