Breaking News:

KPU Tangerang Gandeng IDI dan BNN untuk Pemeriksaan Kesehatan Paslon Pilkada

Mereka menggandeng intansi - intansi tersebut terkait pemeriksaan calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 Tangerang.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Andika Panduwinata
KPU Kota Tangerang saat menggelar rapat koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia, Himpunan Psikologi Indonesia, Badan Narkotika Nasional, dan Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Selasa (2/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menggelar rapat koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang pada Selasa (2/1/2018).

Mereka menggandeng intansi - intansi tersebut terkait pemeriksaan calon yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 Tangerang.

Acara digelar di ruang rapat Gedung Managemen RSU Kabupaten Tangerang dalam rangka pembentukan tim pemeriksa kesehatan pasangan calon pada Pemilihan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang periode 2018 - 2023.

KPU Kota Tangerang saat menggelar rapat koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia, Himpunan Psikologi Indonesia, Badan Narkotika Nasional, dan Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Selasa (2/1/2018).
KPU Kota Tangerang saat menggelar rapat koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia, Himpunan Psikologi Indonesia, Badan Narkotika Nasional, dan Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Selasa (2/1/2018). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Kami berkoordinasi dengan IDI, HIMPSI, BNN, serta RSU Kabupaten Tangerang untuk membentuk tim pemeriksa kesehatan bakal pasangan calon pada Pilkada Tangerang,” ujar Komisioner KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul kepada Warta Kota, Selasa (2/1/2018).

Ia menjelaskan tim pemeriksa selain berasal dari organisasi IDI, HIMPSI, dan BNN juga dokter yang ditunjuk oleh RSU Kabupaten Tangerang.

“Pembentukan tim pemeriksa kesehatan ini sebagai pelaksanaan ketentuan peraturan perundang - undangan yang menyatakan bahwa salah satu syarat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh dari tim,” ucapnya.

Bahrul menyebut pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan dalam rentang waktu 8 hingga 15 Januari 2018. Tim pemeriksa kesehatan akan memeriksa tiga aspek.

"Di antaranya aspek jasmani yang meliputi pemeriksaan kesehatan medik-fisik, aspek rohani yang meliputi pemeriksaan psikiatri dan psikologis, dan aspek bebas narkotika serta psikotropika dengan menggunakan sampel urine,” kata Bahrul.

Menurutnya tujuan pemeriksaan, untuk mengetahui kemampuan jasmani dan rohani pasangan calon dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved