Hendak Tawuran di Malam Tahun Baru, Puluhan Pemuda Ditangkap

Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara bersama Kodam Jaya menangkap puluhan pemuda yang akan tawuran pada malam Tahun Baru di Kemayoran.

Hendak Tawuran di Malam Tahun Baru, Puluhan Pemuda Ditangkap
Kompas.com
ILUSTRASI tawuran warga 

WARTA KOTA, PADEMANGAN-Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara bersama Kodam Jaya di wilayah Bundaran Benyamin Sueb Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara, mengamankan 78 pemuda dan 12 wanita cabe-cabean, pada malam tahun baru, pada Minggu (31/12/2017) malam.

Puluhan orang ini membuat sejumlah masyarakat resah dengan tawuran di lokasi.

"Sekitar jam 22.00 Wib Tim tiger Bravo berikut Tim Tracker Kodam Jaya telah mengamankan 78 orang laki laki (pemuda) dan 12 perempuan (cabe-cabean) lantaran tawuran di ruas Jalan Benyamin Sueb, Pademangan," papar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Reza Arif Dewanto, Senin (1/1/2018).

Awal mula kejadian saat Tim Tiger Bravo serta Tim Tracker Kodam Jaya tersebut, melakukan pengamanan wilayah malam Tahun Baru 2018 di pos taktis Benyamin Sueb.

Namun, tak lama kedua tim ini mendapat laporan apabila sudah terjadi tawuran dengan dua kelompok pemuda di Bundaran Benyamin Sueb itu.

"Ketika Tim Tiger Bravo, bersama Tim Tracker Kodam Jaya sedang standby di postaktis yang berlokasi di Benyamin Sueb, sontak mendapat laporan dari masyarakat itu kalau terdapat dua kelompok anak muda yang sedang tawuran, di bundaran Jalan Benyamin Sueb. Anggota, juga menindaklanjuti laporan tersebut. Alhasil, ada 78 pemuda dan 12 wanita berhasil diamankan. Terbukti, mereka para yang remaja ini terlibat tawuran," ucapnya.

Dikatakan Reza setelah dilakukan interogasi di lokasi tawuran diketahui tawuran tersebut bisa terjadi diawali ketika bus Kopaja P53 yang kala itu memuat sekelompok remaja dilempari oleh sekelompok remaja lainnya di bus Kopaja P20 dan P30, dengan petasan dan botol air mineral di lokasi.

"Bus P20 dan P30 yang memuat sekelompok remaja juga dari kelompok lain. Selanjutnya di bus P53, para remajanya juga menyambutnya hal yang sama. Sehingga tawuran tak bisa lagi dihindari," jelasnya.

Dikatakannya, masing-masing kernet dan juga sopir bus turut diamankan. Diantaranya, sopir bus Kopaja P20 Dicky Sulistyo (21), sopir bus Kopaja P30 Dedi Suryanto (25), sopir bus P53 Jefri (26), dan kernet P53 Agung (28), dan juga dua pelajar bernama Sukur (18), serta Romlih (18).

"Mereka juga kami amankan dan dibina, selain itu langsung di data di pos taktis itu. Namun di kala dilakukan pendataan diketahui ada satu pemuda bernama Arizal Baskara (20) didapati membawa senjata tajam jenis golok bergerigi. Maka pemuda itu melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 terkait Undang-Undang Darurat Pasal 2 Ayat 1. Pemuda itu kami telah amankan dan dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara," terangnya.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved