Lawan Arus 7 Kilometer Diberlakukan di Tol Cikampek

PT Jasa Marga memberlakukan contra flow atau rekayasa lalu lintas melawan arus sejauh tujuh kilometer di tol Jakarta-Cikampek.

Lawan Arus 7 Kilometer Diberlakukan di Tol Cikampek
Warta Kota/Hamdi Putra
Suasana arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. 

WARTA KOTA, BEKASI-PT Jasa Marga (Persero) Tbk, memberlakukan contra flow atau rekayasa lalu lintas melawan arus sejauh tujuh kilometer di ruas tol Jakarta-Cikampek pada Senin (1/1) petang. Rekayasa diberlakukan dari KM 41 hingga KM 47 arah Jakarta.

"Rekayasa contra flow dilakukan sejak pukul 16.15, sampai kepadatan kendaraan mencair," kata Kepala Humas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Handoyono pada Senin (1/1).

Menurut Handoyono, rekayasa ini dilakukan karena terdapat lonjakan jumlah kendaraan saat arus balik libur tahun 2018 dari timur ke barat. Akibatnya, kata dia, terdapat kepadatan kendaraan di titik tertentu.

Saat ini, titik kepadatan terpantau menjelang akses keluar-masuk Rest Area di Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Jakarta yaitu pada Rest Area Km 42. "Untuk mencairkan kepadatan, Jasa Marga atas diskresi dan kerjasama dengan pihak Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas," ujar Handoyono.

Dia mengatakan, rekayasa contra flow merupakan salah satu cara untuk mengurai kepadatan kendaraan. Rekayasa ini dilakukan dengan cara membuka pembatas jalan atau barrier di ruas tol, sehingga kendaraan yang mengarah ke Cikampek menggunakan lajur empat di arah sebaliknya.

Di tiap sisi kanannya, terdapat kerucut lalu lintas untuk memberi tanda batasan lajur yang boleh digunakan. Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara. Pengendara juga harus mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved