Jakarta Utara Hadapi Darurat Banjir Rob di Tahun Baru

Supermoon terjadi di awal tahun, membuat debit air laut meningkat. Tanpa kesiapan, banjir rob bakal menggenangi wilayah Jakarta Utara.

Jakarta Utara Hadapi Darurat Banjir Rob di Tahun Baru
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi genangan akibat rob. 

WARTA KOTA, PENJARINGAN -- Banjir rob kini masih tetap menghantui warga wilayah Jakarta Utara di awal tahun 2018.

Supermoon akan menjadi salah satu penyebab warga Jakarta Utara, kini masuk kategori darurat banjir rob.

"Supermoon terjadi di awal tahun ini, membuat debit air laut meningkat. Tanpa kesiapan banjir rob bakal menggenangi wilayah Jakarta Utara. Kini, supermoon mulai terlihat di Thailand, dan bisa terlihat di Indonesia itu jatuh pada Selasa (2/1/2018) hingga Rabu (3/1/2018). Imbasnya adalah, air laut menjadi pasang. Maka dari itu, Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta wajib siap-siap menghadapi banjir rob, terutama rob akan menerjang di wilayah Jakarta Utara," kata Harry Tirto Djatmiko selaku Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Senin (1/1/2017).

Dikatakannya, tidak hanya memasuki hari-hari pertama tahun 2018, pihaknya juga mencatat, setidaknya ada trilogi supermoon, baik di awal Desember lalu, awal Januari, dan terakhir pada akhir bulan Januari, yaitu 30 - 31 Januari 2018 mendatang.

Dikatakannya, perihal peningkatan debit air, pihaknya memprediksikan jika air laut dengan pasang maksimum, bakal terjadi pada 1- 4 Januari 2018 serta 29 Januari - 2 Februari 2018 mendatang.

"Tanpa ada persiapan, kemungkinan rob bakal terjadi lagi dan lebih hebat," jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan stakeholder lainnya pada saat belum ada kesiapan tanggul di Jakarta, hingga belum sepenuhnya terbangun total.

Terkait dengan pembangunan Giant Sea Wall atau juga yang sebut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) kini dalam tahap proses pembangunan.

Beberapa titik tanggul itu masih berlubang dan belum terbangun tanggul, secara menyeluruh. Mengingat kembali kondisi diperparah dengan banyaknya tanggul di dekat pemukiman padat penduduk yang jebol beberapa waktu yang lalu seperti Kawasan Penjaringan, Muara Baru, dan di Kawasan Cilincing Jakarta Utara. Air bahkan sempat menggenangi kawasan tersebut, serta membuat Kawasan padat dengan pemukiman penduduk tergenang selama dua hari.

Tidak hanya membuat aktifitas warga lumpuh, namun meskipun Pemprov DKI mengupayakan berbagai cara yang sempat dilakukan. Baik itu ditambal menambal tanggul jebol, memasangi karung pasir, disertai menyiagakan pompa air.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved