Breaking News:

Teror Bom

Akhirnya Polisi Ukraina Bebaskan Sandera yang Terancam Pembawa Bom

Polisi Ukraina berhasil membebaskan para sandera yang disekap di satu kantor pos oleh seorang pria yang diyakini membawa bom.

Antara/Reuters
Polisi Ukraina berhasil membebaskan para sandera yang disekap di satu kantor pos oleh seorang pria yang diyakini membawa bom terikat di badannya, Sabtu (31/12/2017). (Reuters) 

"Selama penahanan, ia mengalami luka ringan. Dia tidak stabil... para sandera mengatakan (pria itu) meminum alkohol."

Para polisi berhasil memasuki gedung itu setelah salah satu sandera membukakan pintu bagi mereka, kata jaksa daerah Kharkiv Yuriy Danylchenko kepada para wartawan.

Kepolisian sebelumnya mengatakan mereka telah melakukan kontak dengan pria itu melalui telepon-telepon milik para sandera.

Si pria digambarkan dalam keadaan tenang dan tidak mengajukan tuntutan apa pun.

Penasihat Avakov, Anton Gerashchenko, mengatakan bahwa para sandera termasuk beberapa pegawai kantor pos dan pengunjung.

Salah satu di antara mereka berhasil menghubungi polisi dari dalam gedung.

"Petugas patroli datang di lokasi perampokan dalam beberapa menit," tulis Gerashchenko di Facebook.

Ia menambahkan, "Si perampok menyadari bahwa dia tidak bisa meninggalkan lokasi kejahatan secara aman dengan barang jarahannya, dan dia memutuskan menyandera semua orang."

Salah satu anak yang dibebaskan oleh penyadera mengatakan kepada media lokal bahwa pria itu menaruh bahan-bahan peledak di dalam dua botol dan mengancam bahwa ia akan meledakkan diri jika polisi tidak mendengarkannya.

Pria itu juga mengatakan dirinya mengidap kanker otak, menurut anak tersebut.

Halaman
123
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved