Breaking News:

Teror Bom

Akhirnya Polisi Ukraina Bebaskan Sandera yang Terancam Pembawa Bom

Polisi Ukraina berhasil membebaskan para sandera yang disekap di satu kantor pos oleh seorang pria yang diyakini membawa bom.

Antara/Reuters
Polisi Ukraina berhasil membebaskan para sandera yang disekap di satu kantor pos oleh seorang pria yang diyakini membawa bom terikat di badannya, Sabtu (31/12/2017). (Reuters) 

WARTA KOTA, KHARKIV - Polisi Ukraina berhasil membebaskan para sandera yang disekap di satu kantor pos oleh seorang pria yang diyakini membawa bom terikat di badannya, Sabtu (30/12/2017).

Polisi juga menangkap si penyandera setelah ketegangan menyelimuti kota Kharkiv selama beberapa jam.

"Seluruh sandera sudah dibebaskan di Kharkiv. Pelaku sudah ditahan," tulis Presiden Ukraina Petro Poroshenko melalui akun Twitter.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov memperlihatkan foto si penyandera, yang wajahnya berlumuran darah, sedang diamankan oleh para polisi.

Tidak ada satu sandera pun yang terluka, demikian laporan Reuters.

Seorang saksi mata melihat pasukan kepolisian khusus menyerbu menuju pintu masuk kantor pos untuk membebaskan sandera sekaligus menangkap pelaku teror.

Dalam sejumlah pernyataan sebelumnya, Kepolisian Ukraina mengatakan pria itu memasuki kantor pos sambil mengenakan topeng dan menyandera 11 orang dengan niat untuk merampok kantor pos itu.

Lima sandera, yang terdiri dari tiga perempuan dan dua anak-anak, dibebaskan lebih awal.

Kepala kepolisian daerah, Oleg Bekh, mengatakan kepada para wartawan bahwa pria itu memiliki sejarah berperilaku antisosial dan pernah melakukan pelanggaran yang berkaitan dengan obat-obatan terlarang.

"Dia mungkin perlu bantuan psikiater," kata Bekh.

Halaman
123
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved