Breaking News:

Beijing Mulai Operasikan Kereta Bawah Tanah Tanpa Awak, Tapi Masinis Tidak Menganggur

Pemerintah Kota Beijing mulai mengoperasikan kereta bawah tanah atau 'subway' tanpa awak. Namun para masinis dijamin tidak menganggur.

id.wikipedia.org
Kereta Bawah Tanah Jalur 2 Beijing 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Untuk kali pertama Pemerintah Kota Beijing, China, mulai mengoperasikan kereta bawah tanah atau "subway" tanpa awak. Namun para masinis dijamin tidak menganggur.

Mesin kereta yang beroperasi di jalur baru Yanfang itu dapat aktif secara otomatis kemudian melaju dan berhenti.

Pintu pada masing-masing gerbong pun bisa terbuka dan tertutup sendiri secara otomatis dan dapat dibersihkan secara otomatis. Demikian laporan Beijingnews.

Menurut instansi perhubungan setempat, kereta metro otomatis tersebut dirancang lebih aman dari generasi sebelumnya sekaligus menghemat waktu kerja karena pengoperasiannya lebih efisien.

Penyalaan mesin kereta tidak dilakukan secara manual sehingga bisa memangkas interval jadwal keberangkatan hingga dua menit sementara lajunya pun menghemat waktu hingga lima menit setiap ritnya yang berjarak 14,4 kilometer itu, demikian laporan China Plus.

Sejumlah kamera terpasang pada bagian dalam gerbong. Sepanjang rel ia mampu mengirimkan gambar ke pusat pengendalian yang mengoperasikan kereta tersebut.

Pusat pengendalian memiliki tiga unit cadangan untuk mengatasi keadaan darurat. Kereta tersebut juga dibekali perangkat yang lebih responsif terhadap situasi darurat.

Wang Wei yang memimpin pengembangan kereta tanpa awak tersebut mengemukakan dengan hadirnya kereta tanpa awak ini bukan berarti pihaknya akan menganggurkan para masinis.

"Tugas masinis akan kami bagi dua, Satu sebagai supervisi kereta dan satunya lagi bertugas mengawasi penumpang," kata Wang Wei.

Editor:
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved