Raih Penghargaan, Kadisdukcapil Tetap Fokus Kembangkan Program Dukun 3 In 1

cakupan akte kelahiran yang untuk seluruh anak di DKI jakarta telah mencapai 86 persen. Sudah mencapai target nasional

Raih Penghargaan, Kadisdukcapil Tetap Fokus Kembangkan Program Dukun 3 In 1
Warta Kota/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sejumlah penghargaan kepada sejumlah pegawai layanan masyarakat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA PALMERAH -- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta di Hari Ibu, pada Jumat (22/12/2017), mendapat penghargaan sebagai pemenang top 99, yang sebagai Inovasi Pelayanan Publik 2017, dalam kegiatan kompetensi inovasi pelayanan publik tingkat nasional tahun 2017, oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan itu pun langsung diterima Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi, yang saat itu diberikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, di lapangan Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monumen Nasional (Monas), Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

"Kami bersyukur, semua program yang salah satunya program percepatan pemberian akta kelahiran di Jakarta, program Si Dukun 3-in-1 atau juga layanan integrasi antara tiga instansi di dalam rangka mempermudah administrasi kependudukan bagi ibu yang baru melahirkan anak. Kami sebut Si Dukun 3-in-1, yang Sistem Dokumentasi Administrasi Kependudukan tiga instansi berada di dalam satu loket. Sistem inj kami ya letakkan di rumah sakit umum daerah (RSUD) dan akan kami kembangkan ke seluruh RS bersalin," jelas Edison.

Dikatakan Edison, mengenai pencetakan Akte kelahiran anak, pihaknya di tahun 2017 ini juga sudah memberikan akte kelahiran total kepada 1.881.182 jiwa anak di Jakarta.

"Sehingga cakupan akte kelahiran yang untuk seluruh anak di DKI jakarta telah mencapai 86 persen. Sudah mencapai target nasional. Soal program Dukun 3 In 1, kini telah dikembangkan serta dilaksanakan di tujuh rumah sakit daerah DKI Jakarta," ucap Edison.

Edison menambahkan kembali, untuk di tahun 2018, jajarannya akan terus mengembangkan program tersebut ke sejumlah rumah sakit dan di rumah sakit bersalin di DKI jakarta. Dia akui, hal itu di rangka memudahkan perolehan akte kelahiran, Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta nomor induk kependudukan (NIK), dan Kartu Identitas Anak (KIA).

"Program ini merupakan tanggungjawab moral dan tanggungjawan yang sudah taraf nasional ya. Kita kembangkan terus dan layanan ini pun akan hingga menjadi 10 rumah sakit," katanya. (BAS)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved