PKL Tanah Abang Boleh Berjualan pada Pukul 08.00-18.00, Hingga 10.30 Baru 60 Tenda Terpasang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencanangkan penataan ulang kawasan Tanah Abang, bertajuk #SinergiTahanAbang.

PKL Tanah Abang Boleh Berjualan pada Pukul 08.00-18.00, Hingga 10.30 Baru 60 Tenda Terpasang
WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Tenda pedagang kaki lima (PKL) dipasang di satu jalur di Jalan Kebon Jati Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017). 

WARTAKOTA, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencanangkan penataan ulang kawasan Tanah Abang, bertajuk #SinergiTahanAbang.

Dalam program ini, salah satu yang dilakukan adalah memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL), dengan memberikan tenda untuk berjualan. Tenda ini dipasang di satu jalur di Jalan Kebon Jati Raya. Di sepanjang itulah pedagang dapat berjualan.

Dengan adanya 400 tenda yang disediakan Pemprov DKI Jakarta, Anies berjanji trotoar 100 persen diberikan untuk pejalan kaki. Dirinya mengatakan, tidak ada lagi PKL yang berjualan di trotoar di sepanjang kawasan Tanah Abang.

Baca: 400 Tenda Disiapkan untuk PKL Tanah Abang, Hanya Boleh Berdagang pada Pukul 08.00-18.00

"Satu jalur dipakai pedagang kaki lima, jumlahnya 400, tendanya sudah disiapkan. Mereka semua sudah didata, mereka masuk ke situ. Seluruh trotoar kanan dan kiri 100 persen dipakai untuk pejalan kaki," ujar Anies Baswedan dalam konferensi pers di Balairung Balai Kota, Kamis (21/12/2017) kemarin.

Penataan Tanah Abang dilaksanakan mulai Jumat (22/12/2017) hari ini. Namun dari pantauan Wartakotalive, hingga pukul 10.30 belum semua tenda terpasang.

Tenda seharusnya sudah mulai dipasang sejak pukul 08.00 pagi, karena pedagang hanya diperbolehkan berjualan pada pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Baca: Pemprov DKI Bakal Sediakan 10 Bus Transjakarta untuk Warga yang Ingin Berkeliling Tanah Abang

Di luar jam tersebut, pedagang harus membereskan kembali tenda tersebut, karena jalan akan difungsikan seperti semula.

Baru ada sekitar 60 tenda yang terpasang di jalur Jalan Kebon Jati Raya, dan baru beberapa penjual yang memasukkan barang dagangannya ke dalam tenda.

Karena tidak semua pedagang medapatkan tenda untuk berjualan, hingga saat ini masih ada pedagang yang berjualan di trotoar.

Masih ada pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang yang berjualan di trototar, Jumat (22/12/2017).
Masih ada pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang yang berjualan di trototar, Jumat (22/12/2017). (WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA)

"Saya mah enggak tahu. Baru dikasih tahu kalau ambil nomornya tadi malam. Ini sih enggak disuruh pergi," ujar Juju (43), pedagang yang berjualan di pinggir trotoar. (*)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved