Berusia Lanjut, Nenek Sylvia Masih Mampu Ber-jogging 7 Km dan Giat Tularkan Orhiba

Pada kesempatan itu pula Sylvia membagikan rahasia dan kiat tetap sehat dan bugar di usia lanjut. Salah satunya ialah senam Orhiba.

Berusia Lanjut, Nenek Sylvia Masih Mampu Ber-jogging 7 Km dan Giat Tularkan Orhiba
Warta Kota
Salah satu suasana kegiatan Pelatihan Instruktur Olahraga Khusus Lansia yang digelar oleh Yayasan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemnepora) di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017) pagi. Pelatihan ini mengundang 150 orang pegiat dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Tengah yang merupakan penggiat kegiatan sosial di lingkungan masing-masing, termasuk instruktur olahraga bagi kaum lansia. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Berusia lanjut rupanya tidak menyurutkan Sylvia Djardjis Husman untuk gemar berolahraga. Pada pengujung usianya yang beranjak 70 tahun, perempuan itu masih mampu berlari santai hingga tujuh kilometer (km) setiap pekan.

Semangatnya untuk hidup sehat dan bahagia disampaikan dalam Pelatihan Instruktur Olahraga Khusus Lansia yang digelar oleh Yayasan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemnepora) di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017) pagi.

Sambil meneriakan kalimat 'hidup sehat dan bahagia', Sylvia yang juga dikenal sebagai pengusaha dan entreprener sosial ini mengajak para lansia yang hadir untuk mengikuti jejaknya dalam membangun dan mempertahnkan hidup sehat.

Sylvia Djardjis Husman (paling kanan)
Sylvia Djardjis Husman (paling kanan) (Warta Kota)

Pelatihan ini memang mengundang 150 orang lansia dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Tengah yang seluruhnya merupakan penggiat kegiatan sosial di lingkungan masing-masing, seperti pengurus Panti Werdha atau jompo, instruktur olahraga dan masyarakat umum yang memiliki keinginan menularkan kebiasaan berolahraga, khususnya olahraga khusus lansia.

Menurutnya, usia bukanlah batasan bagi seseorang untuk hidup sehat dan bahagia, terlebih kaum lansia yang kini hidup di atas angin tanpa beban.

"Kita, orang lansia tidak boleh berkecil hati. Harus terus bersemangat. Jangan kalah sama orang muda. Kita harus bisa mandiri dan selalu sehat, karena kalau kita sehat sudah pasti bahagia," ungkap pendiri Komunitas Lansia Sehat Bahagia itu disambut teriakan para lansia yang mengikuti acara itu.

Pada kesempatan itu pula Sylvia membagikan rahasia dan kiat tetap sehat dan bugar di usia lanjut. Salah satunya ialah senam Orhiba.

Senam orhiba, katanya, tidaklah sulit dilakukan karena cukup hanya dengan menggerakan tangan dan kaki, atur pernafasan dan meregangkan persendian.

Seusai mengikuti kegiatan Pelatihan Instruktur Olahraga Khusus Lansia yang digelar oleh Yayasan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemnepora) di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017) pagi, para peserta pelatihan yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Tengah yang  seluruhnya merupakan penggiat kegiatan sosial di lingkungan masing-masingm, termasuk instruktur  olah raga bagi kaum lansia melakukan foto bersama.
Seusai mengikuti kegiatan Pelatihan Instruktur Olahraga Khusus Lansia yang digelar oleh Yayasan Olahraga Hidup Baru (Orhiba) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemnepora) di Auditorium Kemenpora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2017) pagi, para peserta pelatihan yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Tengah yang seluruhnya merupakan penggiat kegiatan sosial di lingkungan masing-masingm, termasuk instruktur olah raga bagi kaum lansia melakukan foto bersama. (Warta Kota)

"Siapa saja, usia berapa saja, di mana saja dan kapan saja senam Orhiba bisa dilakukan. Jadi tidak ada alasan lagi ya untuk tidak sehat, apalagi kesemutan," ungkapnya disambut gelak tawa para lansia.

Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kemenpora, Dr Bayu Rahadian, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut sengaja digelar sebagai bentuk dukungan terhadap kaum lansia. Harapan Kemnepora adalah timbulnya kesadaran serta memotivasi warga untuk giat berolahraga dan hidup sehat.

"Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk melengkapi pengetahuan masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini memberikan pelayanan bagi lansia di lingkungannya. Lewat materi dasar yang diberikan, yakni gerakan olahraga low impact, diharapkan dapat menjadi kebiasaaan lansia untuk terus berolahraga," jelasnya..

Penulis: Dwi Rizki
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved