Tanggul Jatipadang Jebol Lagi, Anies Baswedan: Bangunan Warga Mengurangi Lebar Sungai

Setelah pada minggu lalu tanggul jebol di kawasan RT 3, kemarin sore aliran sungai menjebol tanggul di Gang Annur III RT 14/6.

Tanggul Jatipadang Jebol Lagi, Anies Baswedan: Bangunan Warga Mengurangi Lebar Sungai
Warta Kota/Banu Adikara
PERBAIKAN permanen tanggul Jatipadang di Kampung Air, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017). 

WARTA KOTA, JATIPADANG - Kembali jebolnya tanggul sungai di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Rabu (20/12/2017) malam, membuat Gubernur Jakarta Anies Baswedan bertekad melebarkan sungai.

Setelah pada minggu lalu tanggul jebol di kawasan RT 3, kemarin sore aliran sungai menjebol tanggul di Gang Annur III RT 14/6.

Menurutnya, lebar sungai yang dikurangi menjadi hanya sekitar dua meter, membuat tekanan dari aliran air semakin kuat saat hujan, dan menjebol tanggul saat mencapai titik puncaknya.

Baca: Tanggul di Jatipadang Dinamai Tanggul Baswedan, Ini Tanggapan Anies

“Tidak ada pilihan lain selain melakukan pelebaran sungai di kawasan ini, karena bangunan warga benar-benar mengurangi lebar sungai hanya menjadi dua meter. Kalau anda lihat 50 meter di belakang anda, sungainya menghilang karena ditutupi bangunan warga,” tutur Anies.

“Warga juga mengatakan banjir selalu terjadi tiap tahun. Saya ingin kejadian banjir kali ini adalah yang terakhir kalinya,” sambung Anies Baswedan saat meninjau lokasi kejadian pada Rabu malam.

Jika melakukan pelebaran sungai, mau tidak mau rumah warga yang hanya berjarak dua meter dari bibir sungai harus dipindahkan.

Baca: Polisi Belum Dapat Petunjuk Signifikan dari Hotline Pengaduan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Untuk itu, ia akan mengajak diskusi warga yang diperkirakan terkena langsung dampak pelebaran sungai, sebelum melakukan eksekusi.

“Nanti akan kita panggil, ajak bicara, dan tunjukkan bahwa ini bukan hanya soal peraturan, tetapi masalah penderitaan. Kita ajak warga sekitar untuk mencari solusi, karena ini lingkungan bersama, bukan masalah orang per orang,” paparnya.

“Tapi saya apresiasi gerak cepat warga saat banjir terjadi, di mana warga yang terdampak langsung diungsikan ke sanak saudara. Mereka juga langsung bangun dapur umum. Semangat gotong royong ini yang perlu diapresiasi,” tambahnya.

Baca: Ahmad Dhani: Mungkin Saya Mau Jadi Seperti Limbad, Tidak Usah Bicara

Tanggul jebol yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan sekitar empat rumah digenangi air.

Sejumlah warga dan puluhan pasukan oranye dan pasukan biru, bahu-membahu membangun tanggul darurat. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved