Era Digitalisasi Jadi Ketakutan Tersendiri Bagi Kalangan Pekerja

Transformasi ke dunia digital yang terjadi di lingkungan produksi atau pabrik menjadi ketakutan tersendiri bagi para pekerja.

Era Digitalisasi Jadi Ketakutan Tersendiri Bagi Kalangan Pekerja
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Buruh pabrik 

WARTA KOTA, PADEMANGAN -- Transformasi ke dunia digital yang terjadi di lingkungan produksi atau pabrik menjadi ketakutan tersendiri bagi para pekerja.

Pasalnya dengan alasan biaya operasional yang lebih efisien, sebagian besar perusahaan mulai mengurangi jumlah karyawan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan pemerintah harus segera merespon fenomena digitalisasi tersebut untuk menyelamatkan para pekerja.

Baca: La Nyalla Kembalikan Surat Mandat dari Gerindra

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam kongres SPSI ke-9 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara.

"Sekarang di seluruh dunia ada ketakutan dengan digitalisasi. Ada pabrik yang awalnya 10 ribu pekerja, sekarang hanya 5 ribu pekerja karena diganti robot. Pemerintah harus merespon karena akan ada banyak pekerja yang akan kehilangan pekerjaan,” kata Andi, Rabu (20/12).

Kongres Ke-IX Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang digelar di Hotel Mercure
Kongres Ke-IX Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang digelar di Hotel Mercure (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Baca: Pemilik Mobil B 1 UNO Penerobos Jalur Transjakarta Ternyata Punya 16 Mobil

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengakui era digital atau robotisasi sudah bisa dirasakan.

Hanya saja memang belum merata di semua wilayah Indonesia.

Untuk itu saat ini perlu dilakukan langkah antisipasi.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved