MPR Sebut Stabilitas Politik 2017 Terjaga Baik tapi Penegakan Hukum Belum Maksimal

Semua bidang sudah berjalan dengan baik selama tahun 2017, kecuali terkait penegakkan hukum yang perlu disoroti.

MPR Sebut Stabilitas Politik 2017 Terjaga Baik tapi Penegakan Hukum Belum Maksimal
TRIBUNNEWS/ADIATMAPUTRA FAJAR PRATAMA
Ketua MPR Zulkifli Hasan. 

WARTA KOTA, SENAYAN -- Ketua MPR Zulkifli Hasan menilai stabilitas politik selama tahun 2017 mampu dijaga pemerintah dengan baik sehingga pemerintah bisa fokus pada pembangunan yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

"Kita bersyukur tiga tahun Pak Jokowi bagus, stabilitas politik terjaga dengan baik sehingga kita bisa fokus pada pembangunan," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/12).

Dia menilai semua bidang sudah berjalan dengan baik selama tahun 2017, kecuali terkait penegakkan hukum yang perlu disoroti.

Menurut dia, di tahun 2018 proses penegakkan hukum harus berjalan adil karena banyak kritik masyarakat terkait hal tersebut.

"Yang perlu disorot soal penegakkan hukum, harus adil ya namun yang lain-lain bagus lah," ujarnya.

Selain itu Zulkifli juga menyoroti terkait pelaksanaan Pilkada, dirinya menilai harus dipahami bahwa semua pihak merupakan satu sebagai bangsa Indonesia sehingga jangan sampai terpecah hanya karena momen Pilkada.

Dia mengatakan Pilkada merupakan agenda rutin lima tahunan sehingga yang harus ditonjolkan adalah adu konsep dan gagasan sehingga bukan "menggoreng" isu Suku, Agama, Ras, dan Antar-Golongan (SARA).

"Jangan sampai karena Pilkada, kita menghalalkan segala cara, membawa isu SARA karena bisa memecah belah bangsa Indonesia," katanya.

Ketua Umum DPP PAN itu menilai Pilkada harus berwawasan kebangsaan dengan adu konsep dan gagasan, bukan menjadi ajang menghalalkan segala cara untuk menjadi pemenang dalam kontestasi tersebut.

Dia mengingatkan bahwa Pilkada jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan, karena pihak yang berkompetisi di dalamnya merupakan anak bangsa Indonesia bukan orang lain.

Editor: Andy Pribadi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved