Proses Pembentukan Riana, Ilusionis yang Menakutkan Asia

Mengawali karir di The Next Mentalist yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, Riana pun sempat menunda karirnya selama tiga sampai empat tahun lamanya.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ilusionis yang pendiam, Marie Antoinette Riana Graharani alias The Sacred Riana, ketika menggelar jumpa pers di Sentral Senayan III, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO‬‬

WARTA KOTA, SENAYAN -- Ilusionis yang pendiam, tidak banyak bicara, dan tidak memberikan reaksi ekspresi terhadap apapun, merupakan hal yang ada dalam diri Marie Antoinette Riana Graharani alias The Sacred Riana.

Di balik sikap dan sifat yang dimilikinya, rupanya karir Riana di dunia ilusionis atau sulap, bisa membuktikan bahwa orang sepertinya layak diperhitungkan.

Mengawali karir di The Next Mentalist yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, Riana pun sempat menunda karirnya selama tiga sampai empat tahun lamanya.

Ilusionis yang pendiam, Marie Antoinette Riana Graharani alias The Sacred Riana, ketika menggelar jumpa pers di Sentral Senayan III, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017).
Ilusionis yang pendiam, Marie Antoinette Riana Graharani alias The Sacred Riana, ketika menggelar jumpa pers di Sentral Senayan III, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Hal tersebut dilakukan oleh Riana, guna melatih dan mempersiapkan dirinya menghadapi dunia sulap nasional maupun internasional.

Manajer The Sacred Riana, Bow Vernon mengatakan bahwa selama Riana Vakum di dunia sulap, pihak manajemen mencoba mempersiapkan diri pemenang Asia's Got Talent Musim Ke-2 di AXN itu.

"Berapa lama membangun imej Riana ini, dia total itu The Sacret Riana waktu di The Next Mentalist. Dia sudah perfome tapi belum seperti ini. Yah 3-4 tahun kita membentuk detailnya seperti ini," kata Bow Vernon.

Hal itu ia katakan ketika menggelar jumpa pers di Sentral Senayan III, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2017)

Kemudian, detail demi detail pun dipersiapkan oleh Vernon bersama timnya bertahun-tahun, dan terjadilah Riana tampil di ajang pencarian bakat Asia's Got Talent Musim Ke-2 di AXN.

"Alasan ikut Asia's Got Talent, setelah mengikuti The Next Mentalist, ada satu kejadian kita menghindar dan Riana vakum 2-3 tahun. Ketika mendapatkan kesempatan, oke kita mulai sekarang," ucapnya.

Lanjut Vernon, Riana kembali memainkan teknis ilusinya dan mampu memenangi Asia's Got Talent Musim Ke-2 di AXN, dengan membuat takut tiga juri, Anggun, David Foster, dan Jay Park.

"Riana hadir kembali dipanggung internasional. Hasilnya, kedatangan kita pun menuai sebuah hasil yang memuaskan, dan bisa memberikan sebuah motivasi kedepannya," ujar Vernon.

Diberitakan sebelumnya, Benua Asia dibuat takut dengan aksi-aksi dari Riana dari atas panggung selama 10 minggu, dan mengalahkan 15 kontestan dari berbagai negara di Asia.

Ilusionis asal Indonesia itu berhasil memenangkan Asia's Got Talent musim Ke-2 di AXN, dan sukses membuat Anggun, David Foster, dan Jay Park terpukau.

The Sacred Riana, seorang ilisionis yang sangat sedikit berbicara dan selalu konsisten dengan karakternya, baik saat di luar panggung, tampil untuk mengikuti para juri, khususnya Anggun dalam setiap penampilannya.

Pada babak Grand Final, The Sacred Riana membuat tato bintang yang secara tiba-tiba muncul di tangan superstar tersebut, sebelum ia menghilang dlaam sebuah kotak kecil hingga muncul kembali, beberapa saat kemudian di belakang Anggun, yang membuat Anggun terkejut.

Asia's Got Talent merupakan adaptasi ke-67 dari format 'Pencarian Bakat', mengikuti The Guiness World Record yang dibuat oleh Syco Entertaiment milik Simon Cowel, yang juga diproduksi bersama Fremantle Media.

Format ajang 'Pencarian Bakat' ini merupakan format acara realita tersukses sepanjang sejarah dan saat ini, ditayangkan di 186 negara. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved