Senin, 18 Mei 2026

PPP Juga Bakal Cabut Dukungan Terhadap Ridwan Kamil Jadi Cagub Jawa Barat?

Padahal ide konvensi tidak pernah dibahas dan disepakati oleh PPP maupun Kang Emil.

Tayang:
Tribun Jabar
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy bersama Ridwan Kamil dan Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum serta sejumlah fungsionaris PPP, saat deklarasi dukungan di kantor PPP, Jakarta, Selasa (24/10/2017). PPP resmi mengusung Ridwan Kamil sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jawa Barat tahun 2018, dipasangkan dengan Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum. 

WARTA KOTA, BOGOR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah mengevaluasi dukungan kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil alias Emil yang akan maju sebagai Calon Gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018.

Apalagi menurut Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani, Kang Emil demikian sapaan Wali Kota Bandung, belum jua menetapkan Calon Pendampingnya dari partainya.

"Ketika dukung Ridwan Kamil ada kesepahaman bahwa Cawagubnya dari PPP," ujar anggota Komisi III DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Minggu (17/12/2017).

Bukannya segera mengumumkan, imbuhnya, malah Kang Emil membuat konvensi mencari pendamping diriya sebagai Cawagub.

Baca: Partai Golkar Cabut Dukungan terhadap Ridwan Kamil Sebagai Cagub Jawa Barat

Padahal ide konvensi tidak pernah dibahas dan disepakati oleh PPP maupun Kang Emil.

"Ridwan Kamil tidak kunjung menetapkannya malah come up dengan ide konvensi segala macam yang tidak pernah dibicarakan sebelumnya," tegas Sani.

Lebih lanjut menurutnya, mengevaluasi dukungan terhadap seseorang Calon Gubernur itu memang terus dilakukan terhadap calon kepala daerah yang PPP ikut usung, termasuk dalam kasus Pilkada Jabar terhadap Kang Emil.

Hasil akhir dari evaluasi tersebut, imbuhnya, bisa dibatalkan atau tetap didukung PPP.

Apakah itu berarti PPP akan bersikap sama dengan Golkar yang mencabut rekomendasi terhadap Kang Emil?

Sani mengaku PPP berlum merapatkan sikap atas evaluasi yang sedang berlangsung terhadap Kang Emil di Pilkada Jabar.

"Belum tentu seperti itu (mencabut dukungan-red). Kami belum merapatkannya," ucapnya.

Sebelumnya pada 24 Oktober 2017, PPP resmi mendeklarasikan dukungannya untuk Ridwan Kamil pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Deklarasi dukungan dilakukan di Kantor Sekretariat Nasional Badan Pemenangan Pemilu (Seknas Bappilu) DPP PPP, Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017).

Ridwan Kamil menghadiri acara ini bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani.

Dengan penetapan dukungan PPP, maka Ridwan Kamil mengantongi cukup modal jumlah kursi dukungan parpol untuk maju Pilgub Jabar, yakni 20 kursi.

PPP memiliki 9 kursi, Partai Nasdem 5 kursi, dan PKB 7 kursi.

"Kami memastikan bahwa tiket Kang Emil (sapaan Ridwan Kamil) adalah yang pertama diperoleh semua partai politik untuk bisa berangkat sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018 yang akan datang," kata Romahurmuziy.

Dalam acara deklarasi dukungan tersebut, Emil sekaligus menerima Surat Keputusan (SK) dukungan dari PPP.

"Alhamdulillah dengan begitu berarti saya menjadi calon pertama yang kursinya sudah genap. Proses ini sangat panjang. Oleh karena itu saya mengajukan terima kasih kepada jajaran DPD PPP Jabar, DPP di Jakarta," ujar Emil.

Adapun dalam kesempatan tersebut, PPP sekaligus menyampaikan bahwa kadernya yang juga Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum merupakan bakal calon wakil gubernur yang akan disandingkan dengan Emil.  (Ravianto)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved