Jumat, 10 April 2026

Natal dan Tahun Baru

Depok Tambah Pasokan Gas Melon Sebanyak 149.720 Tabung

"Jadi tidak ada operasi pasar seperti awal Desember lalu. Hanya ada penambahan fakultatif jumlah gas melon di Bulan Desember ini," kata Athar.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Antrean pembeli gas elpiji 3 kg di salah satu SPBU di Sukmajaya, Depok, Rabu (6/12). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Untuk mencegah kelangkaan elpiji 3 kg bersubsidi atau gas melon, saat Natal dan Tahun Baru di Kota Depok, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok akan menambah jumlah pasokan gas.

HIswana Migas memastikan akan menggelontorkan 149.720 tabung gas melon tambahan, dalam tiga tahap ke Depok, sejak 20 Desember mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok Athar Susanto, kepada Warta Kota, Senin (18/12/2017).

"Jadi tidak ada operasi pasar seperti awal Desember lalu. Hanya ada penambahan fakultatif jumlah gas melon di Bulan Desember ini," kata Athar.

Total jumlah gas melon tambahan yang akan digelontorkan katanya sebanyak 149.720 tabung.

Rinciannya kata Athar, tambahan fakultatif akan digelontorkan sebanyak 58.920 tabung gas melon atau sebanyak 100 persen, pada 20 Desember 2017.

"Kemudian pada 25 Desember juga ad tambahan 58.920 tabung atau seratus persen dari jumlah biasa, dan pada 29 Desember sebanyak 50 persen atau 31.880 tabung," kata Athar.

Ia berharap dengan tambahan fakultatif tabung gas melon yang cukup banyak atau mencapai 10 persen dari kuota elpiji 3 kg di Kota Depok yakni 1.425.000 tabung perbulan, maka tidak akan ada kelangkaan gas melon.

Meskipun saat jelang Natal dan Tahun Baru biasanya permintaan gas melon meningkat.

Selain itu kata dia, hal ini diharapkan menekan lonjakan harga elpiji 3 kg yang biasanya juga melonjak ketika permintaan tinggi saat Natal dan Tahun Baru.

Athar mengatakan 149.720 tabung gas melon tambahan itu didistribusikan lewat 24 agen resmi dengan 500 pangkalan atau pengecer gas melon resmi, yang ada di 11 kecamatan di Depok.(bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved