Diskotek Pabrik Narkoba

Apes, Baru Sekali Nyoba Sabu-sabu Liquid Pas Ada Penggerebekan

"Baru sekali coba dari teman cowok. Barusan kenalnya sama cowok itu, sebelum ini (MG Internasional Club) digerebek..."

Warta Kota/Henry Lopulalan
PETUGAS menggeledah lokasi pabrik sabu liquid di lantai empat diskotek MG Internasional Club di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (17/12/2017). 

WARTA KOTA, GROGOL PETAMBURAN --- Sabu Liquid, menurut salah seorang pengunjung diskotik MG Internasional Club di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Lisa (bukan nama sebenarnya), baru pertama kali dicobanya untuk dikonsumsi. Sebelum diskotek itu digerebek oleh tim gabungan Operasi Bersinar, kata Lisa, sabu liquid yang ia konsumsi dibelikan oleh seorang pria yang baru saja dikenalnya.

"Baru sekali coba dari teman cowok. Barusan kenalnya sama cowok itu, sebelum ini (MG Internasional Club) digerebek. Saya kenalan ya biasa, terus minum. Saya ke sininya sama satu teman saya cewek. Ya kenalan, dikasih minum dan joget bareng. Emang tadi ada kemasan air mineral dicampur ke minuman kerasnya dan saya awalnya ngga tahu itu apa," tutur Lisa, Minggu (17/12/2017).

"Saya tahu itu sabu karena cowok yang kenalan saya itu yang bilang. Ya saya mau-mauan saja. Baru deh ada penggerebekan ini. Menyesal saya. Kalau ngga nenggak miras itu, saya pasti bisa pulang," imbuhnya.

Wanita berambut sebahu dan tinggal di wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini mengaku seringkali datang ke MG Internasional Club hanya sekadar hura-hura bersama teman-temannya. Ia bersikukuh, mengaku baru pertama kali mengonsumsi sabu ini.

"Narkoba begituan belum pernah. Ya cuman mencoba saja tadinya. Eeeh apesnya pas digerebek. Sial banget. Baru sekali ini saya mencobanya," tutur perempuan berusia 30 tahun ini sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Menurut Kepala Badan Nakotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta Johny Latuperisa, dugaan kuat diskotek MG sudah memproduksikan cairan narkoba sabu liquid di Jakarta selama dua tahun lebih. Bahan-bahan cairan untuk meracik sabu liquid itu didatangkan dari luar negeri.

"Bahan-bahan bakunya mungkin saja dari luar megeri yang kemudian mereka racik sendiri, di lantai empat gedung ini yang dijadikan sebuah pabrik atau laboratorium narkoba jenis ekstasi dan sabu tersebut. Namun, ini masih didalami," katanya. 

Penulis:
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved