Aksi Bela Palestina
Monas Tetap Dibuka untuk Wisatawan Saat Aksi Bela Palestina Digelar
Menurut Munjirin, serangkaian aksi demo yang pernah dilakukan di Monas cukup membiasakan wisatawan dengan hal tersebut.
WARTA KOTA, GAMBIR - Kawasan Monas bakal jadi pusat demonstrasi dukungan terhadap Palestina, Minggu (17/12/2017). Meski begitu, pengelola memastikan tetap membuka wisata ke puncak Monas.
"Tapi waktu dibukanya saja yang jadi tak menentu, melihat situasi dan kondisi," kata Kepala UPT Monas Munjirin ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (15/12/2017) malam.
Menurut Munjirin, sejak demo 212, pihaknya juga tetap membuka kunjungan ke wisata Monas. Tapi waktu bukanya saja yang berubah menjadi pukul 12.00.
Baca: 20 Ribu Polisi Bakal Amankan Aksi Bela Palestina
Menurut Munjirin, serangkaian aksi demo yang pernah dilakukan di Monas cukup membiasakan wisatawan dengan hal tersebut.
"Makanya, pengunjung tetap ramai saja walau ada aksi demo," ujar Munjirin.
Munjirin mengaku belum tahu apakah massa akan masuk ke dalam Monas atau tidak. Tapi, apabila masuk, pihaknya sudah siap.
Baca: Menteri Agama Mengaku Sangat Ingin Ikut Aksi Bela Palestina, tapi
"Itu kan tergantung diskresi kepolisian saja," ucap Munjirin.
Untuk mengatasi aksi anarkis dan perusakan terhadap rumput ketika massa masuk, pengelola sudah menebar berbagai tanda peringatan sejak hari ini. Mulai dari larangan dilarang menginjak rumput, memetik tanaman, sampai masuk ke kandang rusa.
"Sudah kita tempel semua rambu-rambu larangannya," ungkap Munjirin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/air-mancur-menari-monas_20171215_180149.jpg)