Rabu, 8 April 2026

Banjir Berlalu, Warga Panen Ikan di Kali Cideng

Sesudah banjir, warga asyik memanen ikan di Kali Cideng yang mengalir di kawasan Epicentrum, Setiabudi, Jakarta Selatan.

twitter/@wetengmbulet
Warga memanen ikan di Kali Cideng di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan. Hujan deras beberapa hari terakhir mengakibatkan aliran kali meluap dan ikan-ikan yang dipelihara di kali itu keluar melewati tanggul sehingga mudah diambil. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Mengalir jernih dengan beragam jenis ikan hidup di dalamnya, Kali  Cideng yang mengalir di kawasan Epicentrum, tepatnya depan Epiwalk, Setiabudi Jakarta Selatan menjadi lokasi kesayangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sejak lama.

Namun, semuanya berubah, ikan yang semula menghiasi bagian kali itu yang dibendung dan dijadikan semacam kolam kini justru dijaring warga semaunya.

Pemandangan itu terlihat sesaat cuaca Ibu Kota mulai bersahabat pada Rabu (13/12/2017) siang.

Berbeda dengan kondisi dua hari sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang hingga menyebabkan sejumlah kawasan perkantoran Kuningan terpapar banjir.

Sungai yang juga dikenal Kali Epicentrum itu terlihat jernih dan dangkal.

Indahnya pemandangan tersebut terekam dalam potret yang diunggah oleh akun twitter @wetengmbulet pada Rabu (13/12/2017) kemarin.

Dalam postingannya, Kali Epicentrum terlihat tengah dikerumuni warga, tetapi bukan menikmati indahnya Kali Epicentrum, warga yang berkumpul justru kompak menjaring ikan di sana.

Beragam ikan pun tampak mudah diterawang, terlebih warna kuning, orange hingga merah, warna khas ikan mujair nila sangat kentara.

Tak ayal, dalam potret berikutnya, seorang warga terlihat berhasil mengumpulkan sekeranjang ikan beragam jenis dan ukuran.

Sementara itu, terkait Tidak ada keterangan resmi dari pihak pengelola kawasan Epicentrum, hanya saja apabila menilik pada papanp peringatan yang berdiri di sepanjang aliran kali sepanjang 350 meter itu tertulis dilarang memancing.

"Ikan gratis di depan Epicentrum, efek banjir kemarin, ikannya Bobol lewatin tanggul. Warga tinggal bawa keranjang, nyerok dah langsung full ikan keranjangnya :)))," tulisnya dalam status yang dapat diakses lewat tautan https://twitter.com/wetengmbulet/status/940811664366166016.

"Bapaknya udah sekeranjang dapet ikannya. Lumayan ya pak buat dimasak," tulisnya lagi menyertai potret seorang warga membawa keranjang penuh ikan.

Postingannya pun mulai mendapat beragam pendapat, terlebih ketika diposting ulang oleh akun Instagram @jktinfo tidak berselang lama. Seperti biasa, pro dan kontra saling bersusulan, sementara sebagian netizen justru menyoroti peristiwa tersebut layaknya hiburan, usai penat atas banjir yang melumpuhkan DKI Jakarta pada hari sebelumnya.

"Biasa liat kali isinya sampah, pas tau ada ikannya malah di takis (sikat). Etdah warga jakarte!," tulis Resyamartio dalam kolom komentar @jktinfo.

Sementara, akun bernama @moch_rivansyah menyebut jika aksi yang dilakukan warga yang dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno itu sangat memalukan.

Sedangkan @perdanarendy terkesan nyinyir menanggapi aksi warga tersebut.

"Haduuuh.. warga @anisbaswedan @sandiuno ko jadi ngampung gini...," tulis @moch_rivansyah dibalas @perdanarendy, 'air butek bau gitu diambil ikannya, haduh'.

"Buat Orang yg bilang hal ini kampungan, coba rasakan sendiri. Nanti kalian akan tahu gmana rasanya," tulis @nm_iskandar mengingatkan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved