Anies Tinjau Proyek Becakayu di Cawang

Gubernur Anies Rasyid Baswesdan mengujungi lokasi dimana sempat terjadi genangan di Cawang, Jakarta Timur.

Anies Tinjau Proyek Becakayu di Cawang
Warta Kota/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Anies Baswedan melihat-lihat saluran air di kawasan Cawang, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, CAWANG-Beberapa hari lalu sejumlah kawasan di Jakarta tergenang akibat hujan deras yang menguyur disejumlah kawasan termasuk di Jakarta Timur.

Adapun akibat hujan tersebut membuat beberapa titik kawasan tergenang seperti underpas Cawang, dan sekitar Jalan DI Panjaitan.

Pasca kejadian tersebut, Gubernur Anies Rasyid Baswesdan mengujungi lokasi dimana sempat terjadi genangan.

Bahkan ia menyebut genangan terjadi akibat proyek pembangunan salah satunya proyek Tol Becakayu.

Pantauan Wartakotalive.com setibanya di lokasi Anies langsung meninjau lokasi dimana beberapa waktu lalu sempat terjadi genangan.

Dengan mengunakan seragam dinas Putih dan Biru Dongker nampak Anies bertanya kepada petugas di lokasi.

Anies yang didamping oleh Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana juga menyempatkan diri melihat beberapa pompa serta mengecek saluran irigasi dilokasi tersebut.

"Beton-beton ini menutupi lubang tempat pompa air sehingga curah hujan tinggi dengan volume yang banyak mata air tidak dapat mengalir secara baik. Akibatnya MT Haryono dan Underpass Cawang tergenang sekitar 50 cm air," kata Anies saat menijau lokasi proyek Becakayu Cawang, Kamis (14/12/2017).

Menurut Anies tergenangnya kawasan MT Haryoni dan DI Panjaitan Cawang membuat arus lalu lintas disekitar lokasi terkunci.

Sehingga ketika kawasan ini tergenang otomatis arus lalin MT haryono dan Gatot subroto berhenti, karena kendaraan tidak bisa lewat.

Menurutnya genangan yang terjadi akibat proyek pembangunan dan penyempitan saluran irigasi.

Namun walau ia menilai penyebab utama dari proyek pembangunan ia tidak menyalahkan siapapun namun hal ini tentu akan menjadi usaha pemprov untuk mencari solusi

"Ketika kemarin menyebut salah satu sebab pembangunan tidak memperhitungkan aliran air ini contohnya. Ini bukan menyalahkan siapapun tapi kita mencari solusi, dan mengkoreksi," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved