Satu Pengeroyok Polisi di Bekasi Menyerahkan Diri, Perannya Memukul Pakai Paralon Isi Semen dan Besi

Satu pelaku lagi hingga kini masih buron. Sedangkan kondisi kedua polisi saat ini sudah membaik.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Satu pelaku pembacokan Kapolsubsektor Jatibening Iptu Panjang dan Ba Unit Sabhara Polsek Pondok Gede Bripka Slamet Aji, menyerahkan diri ke Polres Bekasi, Selasa (12/12/2017).

Jumlah pelaku yang berhasil diamankan hingga kini sebanyak tujuh orang.

“Jadi sekarang sudah ada tujuh orang yang ditangkap dan diamankan di Polres. Kemarin lima orang kami tangkap, kemudian menyerahkan diri satu orang. Lalu kemarin menyerahkan satu lagi sekitar jam 11.30, inisial AMA,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017).

Baca: Ridwan Kamil akan Masuk Partai Jika Terpilih Jadi Gubernur Jawa Barat, Golkar Salah Satu Pilihan

Peranan AMA adalah memukul menggunakan paralon. Paralon diduga diisi semen dan besi.

“Pelaku selama ini sembunyi ke tempat saudaranya, akhirnya kita membujuk kepada saudaranya agar mau menyerahkan diri kepada Polres,” jelas Argo.

Satu pelaku lagi hingga kini masih buron. Sedangkan kondisi kedua polisi saat ini sudah membaik.

Iptu Panjang dan Bripka Slamet Aji menjadi korban pembacokan di Jalan Celepuk 1 Kelurahan Jatimakmur,Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (3/12/2017) pukul 03.15. Kedua polisi tersebut dianiaya oleh sekelompok orang saat hendak membubarkan tawuran. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved