Kamis, 23 April 2026

Kereta Bandara dioperasikan, Jadwal Commuter Line Lintas Tangerang-Duri Berubah

Penyesuaian jadwal dilakukan seiring dengan perubahan jumlah perjalanan KA Lintas Tangerang–Duri dari 90 perjalanan menjadi 80 perjalanan

Wartakotalive.com/Alex Suban
Penumpang KRL menunggu pemberangkatan di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (18/10) malam. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tidak hanya rekayasa lalulintas di sekitar Stasiun Sudirman atau dikenal BNI City, Direktur PT Kereta Commuter Indonesia (KCI),MN Fadhila menyebutkan pihaknya akan melakukan penyesuaian jadwal Commuter Line relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City) – Bandara Soekarno Hatta bersamaan dengan beroperasinya KA Bandara.

Perubahan jadwal commuter Line, khususnya pada lintas Tangerang - Duri (PP) akan disesuaikan dengan pola operasi yang terdapat pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2017.

Penyesuaian jadwal tersebut katanya sengaja dilakukan seiring dengan perubahan jumlah perjalanan KA Lintas TangerangDuri dari 90 perjalanan menjadi 80 perjalanan.

Untuk jadwal keberangkatan kereta pertama dari Stasiun Tangerang menuju Duri adalah pukul 04.55 WIB, sedangkan kereta pertama dari Stasiun Duri menuju Tangerang pukul 05.45 WIB.

Sedangkan untuk jadwal kereta terakhir dari Stasiun Tangerang menuju Duri pukul 22.30 WIB dan KA Terakhir dari Stasiun Duri menuju Tangerang pada pukul 23.45 WIB.

"PT KCI secara bertahap juga akan mengoperasikan rangkaian KRL yang lebih panjang yakni dengan formasi 10 dan 12 kereta di lintas TangerangDuri (PP) untuk memaksimalkan kapasitas angkut," jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, persiapan pengoperasian perdana Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta terus dilakukan, termasuk rekayasa lalulintas serta lintasan pejalan kaki dari maupun menuju Stasiun Sudirman atau dikenal BNI City sebagai titik awal keberangkatan.

"Masalah pengaturan lalulintas menuju ke dan dari Stasiun KA Bandara Sudirman Baru (BNI City) baik bagi pengguna kendaraan maupun pejalan kaki menjadi fokus pembahasan agar dapat memberikan kenyamanan," jelas Agus Komarudin, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam siaran tertulis pada Senin (11/12/2017).

Terkait hal tersebut, pihaknya bersama Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), PT Railink, PT KA Commuter Indonesia (KCI), Dinas perhubungan DKI Jakarta, Korlantas, serta pihak terkait lainnya menetapkan empat langkah rekayasa lalulintas.

Rekayasa pertama berada di Jalan Tanjung Karang dan Jalan Kendal, yakni dari semula dua arah menjadi satu arah.

Kendaraan yang melintasi Jalan Tanjung Karang hanya diberlakukan bagi kendaraan menuju utara atau Bunderan Hotel Indonesia (HI).

Sedangkan Jalan Kendal, tepatnya kolong jalan Jenderal Sudirman diberlakukan satu arah menuju Jalan Tanjung Karang.

Selanjutnya, Jalan Talang Betutu menjadi satu arah dari timur ke barat, tetapi Jalan Plaju, Jalan Sungai Gerong, Jalan Kotabumi dan Jalan Martapura tetap dua arah.

Sedangkan Kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman dari arah selatan menuju Jalan Tanjung karang, Jalan Talang betutu, Jalan Plaju, Jalan Sungai gerong, Jalan Kotabumi ataupun menuju Stasiun KA Bandara harus berputar di Bundaran HI untuk kemudian memasuki Jalan Blora. (dwi)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved