Breaking News:

Destinasi Pariwisata

Wow Keren, Candi Borobudur Diterangi Warna Oranye untuk Dukung Penghapusan Kekerasan

Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diterangi warna oranye untuk mendukung penghapusan kekerasan

Antaranews.com
Dokumentasi Wisatawan Padati Candi Borobudur -- Sejumlah wisatawan memadati kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/6/2017). Candi peninggalan wangsa Syailendra yang dibangun pada abad IX tersebut tetap menjadi tujuan wisata favorit selama libur panjang Idulfitri 1438 H. (ANTARA /Anis Efizudin) 

WWARTAKOTA, MAGELANG-- Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diterangi warna oranye pada Sabtu malam untuk mendukung penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Agenda itu dikampanyekan Entitas PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women).

General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, Chisnamurti Adiningrum di Magelang, Sabtu, mengatakan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan ini.

"Kegiatan ini merupakan tahun kedua kami ikut berpartisipasi dalam rangka mendukung kegiatan Hari Antikekerasan terhadap Perempuan dan Anak dari UN Women," katanya.

Baca: Jejak Kontroversi Mayjen Purn Sudrajat Cagub Jawa Barat Dari Partai Gerindra

Baca: Jokowi Marah Gerakan Tanam Pohon 1 Miliar Tak Terlihat Hasilnya: Mestinya Laut Sudah Ada Pohonnya

Ia menuturkan dukungan terhadap kegiatan "Orange The World" ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan untuk untuk ikut bersama menyuarakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dengan menyalakan lampu warna oranye untuk Candi Borobudur pada hari ini pukul 18.00-24.00 WIB.

Ia mengatakan Borobudur warna oranye diharapkan mampu menginspirasi masyarakat di seluruh dunia untuk mendukung kegiatan dalam rangka Hari Antikekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

"Kami sangat sangat bisa terlibat dalam kegiatan yang dicanangkan oleh UN Women ini," katanya.

Ia menyampaikan dengan keikutsertaan ini bisa ikut menyamakan gender antara perempuan dan laki-laki dan tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved