Minggu, 10 Mei 2026

Jakarta Pusat Tidak Lagi Mengalami Kelangkaan Gas Melon

Kelangkaan gas melon yang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini menimbulkan sejumlah masalah dalam kehidupan masyarakat.

Tayang:
Warta Kota/Hamdi Putra
Sejumlah stok gas di warung Subarkah, pengecer gas melon di Jalan Percetakan Negara XI. 

WARTA KOTA, CEMPAKA PUTIH -- Kelangkaan gas melon yang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini menimbulkan sejumlah masalah dalam kehidupan masyarakat.

Mulai dari harus antre dan rebutan gas sampai masyarakat terpaksa tidak bisa memasak.

Warung-warung kecil yang menjadi pengecer gas melon pun mendapatkan jatah yang sangat terbatas dari pangkalan gasnya.

Demikian terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Namun, mulai sejak kemarin (Jumat, 8/12), para pengecer yang rata-rata adalah warung kecil tidak perlu lagi rebutan dalam memesan gas ke pangkalan.

Mereka sudah mendapatkan pasokan gas dalam jumlah yang normal seperti biasanya, karena pangkalan yang menjadi tempat mereka biasanya mengambil pasokan gas melon kini juga sudah mendapatkan pasokan gas yang cukup dari agen.

"Kalo kemaren-kemaren sih iya tapi sekarang udah enggak," kata Kapten alias Subarkah, pemilik warung kecil yang juga bertindak sebagai pengecer gas melon di Jalan Percetakan Negara XI.

"Pasokan untuk dijual ke warga udah cukup karena stok udah lancar lagi dari pangkalan," kata Syamsu kepada Warta Kota pada Sabtu (9/12) sore.

Namun untuk harga jual di warung-warung yang bertindak sebagai pengecer, masing-masing pedagang menjual gas melon ukuran tiga kilogram kepada warga dengan harga yang berbeda-beda, meskipun mereke mendapatkan gas dari pangkalan yang sama dan dengan harga yang sama pula.

"Saya jual 19 ribu per tabung," kata Syamsu.

"Kalo saya terus terang aja jual 21 sampai 22 ribu rupiah per tabung," kata Subarkah.

Mereka mengaku mendapatkan jatah pasokan gas melon dari pangkalan tiga kali dalam seminggu.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, tidak tampak lagi antrean warga baik di pangkalan gas maupun di warung-warung yang bertindak sebagai pengecer.

Tumpukan tabung gas melon yang sebelumnya hanya tabung kosong sekarang sudah berubah menjadi tabung yang berisi dan siap jual kepada masyarakat. (M15)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved