Selasa, 14 April 2026

Terkait Pernyataan Trump Soal Yerusalem, Pemimpin Hamas Serukan Perlawanan

Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu (6/12/2017) menuai reaksi dan kecaman.

AP/Adel Hana
Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas 

WARTA KOTA, JAKARTA - Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel pada Rabu (6/12/2017) lalu menuai reaksi dan kecaman dari berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia.

Bahkan Donald Trump juga telah memerintahkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk segera bersiap memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerussalem.

Menanggapi pengakuan sepihak Trump tersebut, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengumumkan perlawanan dan pemboikotan terhadap Amerika Serikat secara administrasi, seperti yang dikutip dari The Jerusalem Post.

"Besok, 8 Desember 2017, seharusnya menjadi hari kemarahan dan sebuah awal usaha yang besar untuk bangkit, yang akan saya namakan perlawanan Yerussalem dan kebebasan Tepi Barat. Saat kita bisa membebaskan Gaza kita juga bisa membebaskan Yerussalem dan Tepi Barat melalui perjuangan rakyat," demikian dikatakan oleh Haniyeh dalam pidatonya di televisi setempat.

Haniyeh juga mengatakan bahwa militan Palestina juga harus disiagakan dan diberdayakan untuk beroperasi dan melakukan penjagaan di Tepi Barat.

Dalam sambutannya, Haniyeh juga menyerukan bahwa rakyat Palestina harus mengatasi perbedaan dan bersatu demi Yerussalem.

"Kita adalah ibaratkan orang-orang yang berada dalam satu perahu. Telah tiba saatnya bagi kita untuk menjadi kuat, berpelukan, maju, bersatu dan berdiri bersama. Atasi segala masalah perbedaan dan alihkan perhatian ke Yerussalem," tambah Haniyeh, masih dikutip dari The Jerusalem Post.

Haniyeh juga mendesak negara-negara yang berpenduduk mayoritas Arab dan Muslim untuk mengumumkan pemboikotan terhadap Amerika Serikat secara administrasi.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved